logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 28 Januari 2005 INTERNASIONAL
Line

Kirkuk dan Tikrit Diguncang Ledakan Bom

KIRKUK - Serangan-serangan bom terbaru mengguncang kota Kirkuk di Irak utara, Kamis kemarin. Sasarannya adalah konvoi militer AS dan tiga kantor komisi pemilu. Dan seorang anggota polisi dibunuh di kota Tikrit.

Serangan-serangan itu berlangsung tiga hari menjelang pelaksanaan pemilu nasional. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan di Kirkuk, namun serangan-serangan itu berlangsung sehari setelah tujuh warga Irak tewas dalam dua serangan bom jibaku di depan kantor polisi kota itu.

Jenderal Sarhad Kader dari Kepolisian Irak mengatakan, sebuah bom meledak pukul 08.10 pagi dekat kantor Akademi Kepolisian Kirkuk, ketika konvoi militer AS sedang melintas. Dia mengatakan tidak ada korban tewas maupun kerusakan.

Jenderal itu mengatakan dua warga sipil luka-luka Rabu malam oleh serangan roket, yang jatuh dekat kantor polisi kota Kaza. Di Tikrit, bom meledak di depan kantor polisi, menewaskan seorang polisi dan melukai seorang lainnya.

Militer AS dan Irak mengatakan, mereka telah menewaskan atau menangkap 15.000 gerilyawan selama setahun terakhir.

Dalam sebulan terakhir saja, mereka mengaku menangkap 60 pemimpin berbagai kelompok gerilyawan yang berusaha mengusir pasukan Amerika dari negara yang rusak akibat perang itu, kata Jenderal AD AS George Casey.

Menurutnya, aksi perlawanan berhasil dibatasi hanya di empat dari 18 provinsi Irak. Namun dia mengakui jumlah serangan bom mobil jibaku meningkat.

Casey, putra jenderal senior AS yang meninggal dalam Perang Vietnam, mengatakan dia memperkirakan bakal ada serangan lagi Minggu (lusa), ketika rakyat Irak pergi ke TPS untuk memberikan suara dalam pemilu bersejarah.

Sebanyak 14 juta warga Irak punya hak memilih. Namun banyak warga Muslim Suni diperkirakan memboikot, sementara warga Muslim Syiah takut ke TPS karena bakal menjadi sasaran pria bersenjata dan aksi bom jibaku. (ant-30)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA