| Kamis, 27 Januari 2005 | SALA |
Monumen Nartosabdho Akan DirenovasiBILA mendengar nama besar almarhum dalang kondang Ki Nartosabdho, orang tentu akan teringat karya-karyanya yang hingga kini masih dikenang. Andil Ki Narto dalam dunia seni patut mendapat penghargaan layak. Karena itu, Dewan Kesenian (DK) Klaten sedang menggagas rencana merenovasi monumen Ki Nartosabdho di Jalan Merapi Klaten. Sebenarnya, rencana itu sudah muncul sejak dulu. Namun karena terbentur berbagai kendala, proses renovasi belum juga terealisasi hingga sekarang. Pada 2005 ini, DK bertekad mewujudkan rencana tersebut. Berikut wawancara dengan Ketua DK Klaten Harsono. Mengapa akan direnovasi? Menurut kami, monumen Ki Nartosabdho sekarang itu terlalu kecil. Besarnya hanya seperempat badan. Itu tidak sesuai dengan jasanya di bidang kesenian. Kalau bisa, minimal besarnya tiga perempat badan, jadi cukup besar dan pantas. Dari mana ide itu? Ide renovasi itu sudah muncul sejak 2002 . Idenya dari Dewan Kesenian dan seniman pedalangan di Klaten, sedangkan penggagasnya adalah dalang kondang Ki Anom Suroto. Apa akan diganti? Pokoknya patung itu akan dibesarkan. Kalau tidak memungkinkan dilakukan di lokasi yang sekarang, akan dicarikan lokasi lain. Jumat (28/1) nanti kami akan mengadakan pembahasan lagi. Dananya? Saat ini, jujur kami belum mempunyai dana sepeser pun. Namun kami akan membentuk tim penggalangan dana. Saya rasa banyak yang bersimpati pada Ki Nartosabdho, entah pengusaha atau penggemar seni. Mungkin juga dari seniman yang memperoleh manfaat dari karya-karya Ki Nartosabdho. Bagaimana rencana desainnya ? Kami belum ada, tapi semua seniman khususnya pelukis Klaten berhak mengajukan usulan desain. Rencananya, kami akan melibatkan Paguyuban Senirupawan Klaten (Pasren) dan organisasi seniman lain. Harapan Anda ? Saya harap rencana ini dapat terwujud dan semua berjalan lancar. Saya yakin banyak pihak yang akan mendukung perealisasian renovasi monumen Ki Nartosabdho.(Merawati Sunantri-85i) |