| Kamis, 27 Januari 2005 | SALA |
Bupati Hibahkan Bendung Irigasi Rp 30 MiliarWONOGIRI -- Bupati Wonogiri, H Begug Poernomosidi, Senin (24/1) menyerahkan sejumlah bantuan dalam bentuk hibah berupa proyek pembangunan bendung lengkap dengan pompa Irigasi Silondo, wayang pengisi Museum Wayang Indonesia (MWI), pengelolaan air bersih sumur pompa dalam, dan seragam Pramuka. Pembangunan proyek bendung Irigasi Silondo bernilai Rp 30 miliar, dan tahap pertama telah digarap dengan anggaran Rp 19 miliar. ''Proyek yang dibangun bersama rekan saya, Aryo Nagoro, itu telanjur saya garap, tapi kemudian tidak ada yang mau membayar atau mengganti dananya. Karena itu, saya serahkan sebagai bantuan hibah,'' kata Bupati. Untuk penerimaan hibah, dilakukan penandatanganan oleh Bupati sebagai pihak pertama yang menyerahkan dan Wakil Bupati Y Sumarmo sebagai pihak penerima, mewakili masyarakat serta Pemkab, disaksikan Ketua DPRD, Sugimin Djoko Suwondo. Kemudian, seluruh wayang koleksi Bupati yang sekarang disimpan di MWI di Padepokan Pak Bei Tani Kecamatan Wuryantoro, diserahkan sebagai bantuan hibah. Penerimaannya diwakili Asisten Sekda, Dwiputro Setyantomo, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Bambang Eko Sarwono. Bantuan proyek sumur pompa dalam di Desa Pucanganom, Kecamatan Giritontro, penyerahannya diterimakan kepada Camat Giritontro, Bawarto. Bantuan hibah berupa pakaian seragam Pramuka, diserahkan langsung kepada seluruh kades dan kepala kelurahan berjumlah 294 stel, serta semua camat di Wonogiri berjumlah 25 stel. Pemberian hibah tersebut, kata bupati menyitir pepatah, biarlah dituliskan di atas permukaan air saja, yang bila datang gelombang akan cepat hilang, tanpa harus diingat-ingat. Bupati merasa senang, apabila bantuan hibah tersebut kelak dapat memberikan manfaat yang lestari, dan terus berguna bagi peningkatan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat. (P27-85a) |