logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 PANTURA
Line

PKL Kembali Penuhi Tepi Jalan Pasar Kajen

KAJEN- Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Pasar Kajen yang sebelumnya menertibkan diri dengan tidak berjualan di tepi jalan, ternyata tidak bertahan lama. Para PKL tersebut kembali memenuhi tepi jalan di sekitar Pasar Kajen.

Beberapa pedagang kepada wartawan mengatakan, mereka sebenarnya bersedia tidak berjualan di tepi jalan, tapi harus serentak. "Meski katanya mau ditertibkan, ternyata masih ada pedagang yang mangkal di tepi jalan, sehingga yang lain kembali lagi," ujar Ani (36), salah seorang pedagang.

Selama ini, kata dia, pihaknya ditarik karcis oleh pihak pasar, tapi kenapa masih disuruh pindah. "Jika memang ada penertiban, pemerintah harus benar-benar adil pada semua pedagang," katanya.

Ketua Serikat Pekerja Terminal Indonesia (SPTI) Wilayah Kajen Cashuri menandaskan, PKL yang sebelumnya sudah mau menertibkan diri telah kembali memenuhi tepi jalan. Para pedagang tidak mau masuk ke dalam karena tidak ada tempat penampungan yang baik di dalam pasar.

"Saya yang ikut dalam menyosialisasikan penertiban bahkan sempat disalahkan para pedagang," katanya.

Kesiapan instansi terkait, menurut Cashuri yang akrab dipanggil boled itu, memang setengah hati. Seharusnya petugas di lapangan harus benar-benar intensif dalam melakukan penertiban, jangan hanya sporadis. "Aparat terkait harusnya benar-benar intens ada di lapangan mengatur dan memberi penjelasan pada para pedagang," katanya.

Setelah PKL kembali ke tepi jalan, instansi terkait menurut dia harus kembali melakukan sosialisasi secara menyeluruh tentang penertiban tersebut. Setelah itu, harus ada upaya intensif di lapangan untuk mendampingi dan memberi penjelasan pada para pedagang. Hal yang tak kalah penting adalah menyiapkan tempat penampungan yang memang layak bagi mereka.

Menyiapkan Orang

Pihaknya, kata dia, sebenarnya telah menyiapkan orang-orang yang siap membantu kerja aparat dalam menertibkan dan menyosialisasikan para pedagang. "Namun, ternyata dari instansi terkait tidak ada langkah intensif di lapangan," tegasnya.

Seperti pernah diberitakan, (Suara Merdeka, 11/1), untuk mengatasi kesemrawutan di sekitar Pasar Kajen, Pemkab menertibkan angkutan dan pedagang. Tim penertiban yang terdiri atas berbagai instansi melakukan sosialisasi langsung kepada para pedagang dan angkutan agar menertibkan diri.

Setelah dilakukan sosialisasi di lapangan, pedagang dan kendaraan yang ada di sekitar Pasar Kajen memang telihat tertib. Namun, tak lama kemudian PKL kembali memenuhi tepi jalan. Beberapa kendaraan juga masih menurunkan penumpang dan berhenti di sekitar pasar, sehingga terjadi kesemrawutan. (G16-74)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA