| Kamis, 27 Januari 2005 | PANTURA |
Tiga Calon Lokasi Terminal Dinilai Belum LayakBUMIAYU - Tiga pilihan lokasi terminal baru Bumiayu dinilai kurang memenuhi syarat kelayakan untuk lokasi terminal tipe B. Meski cukup strategis di titik simpul tiga jurusan, yakni Bumiayu, Purwokerto, dan Tegal, lokasi pertama di Dukuh Blere, Desa Adisana kurang layak karena terlalu menjorok ke timur. Sementara itu, lokasi kedua di Desa Kalierang dan lokasi ketiga di Desa Negaradaha kurang layak karena berhadapan dengan jalan menikung. "Sebenarnya, lokasi di Dukuh Blere cukup strategis tapi mestinya di barat jalan," kata anggota Komisi A DPRD Brebes Drs Agus Khaerul Anwar ketika meninjau lokasi bakal terminal, kemarin. Selain Agus, sejumlah anggota Komisi A (Perekonomian dan Keuangan) dan Komisi C (Hukum dan Pemerintahan) meninjau ke lokasi. Agus menuturkan, lokasi di barat jalan alternatif lebih strategis karena kendaraan umum dari kota Bumiayu tidak perlu melalui lampu pengatur lalu lintas. Ketua Komisi A, H Illia Amin PhD, menekankan, belum ada yang ideal dari alternatif ketiga lokasi pengganti terminal lama. "Setiap lokasi ada kekurangan dan kelebihannya," ujar dia. Menurut pendapat dia, rencana relokasi terminal Bumiayu perlu dipikirkan lagi. "Kalau perlu ada alternatif lokasi baru yang lebih ideal," tandasnya. Sementara itu, anggota Komisi C, Ir Masrukhi Bachro, menilai alternatif lokasi belum ideal. "Sebenarnya, terminal lama masih memenuhi syarat. Tinggal bagaimana mengatasi kekurangan yang ada," ucapnya. Terminal yang ada saat ini dinilai rawan karena berada di sepanjang turunan jalan. Di lokasi itu sering terjadi kasus rem blong yang dialami kendaraan-kendaraan roda berat. (on-90j) |