logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 PANTURA
Line

Kedepankan Musyawarah untuk Tangani Tawuran

MENANGANI banyaknya kasus tawuran antarwarga yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Brebes, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Brebes selalu mengutamakan musyawarah. Hal itu dilakukan sebagai tindakan preventif untuk meredam terjadinya aksi susulan yang mengarah ke tindak kriminal. Seperti yang dilakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) yang dipimpin Iptu Didik Novi Rahmanto. Langkah tersebut selalu ditempuh untuk mendamaikan kedua pihak yang sedang berselisih.

Meskipun demikian, tidak jarang aksi tawuran muncul kembali. Menghadapi situasi tersebut, pihaknya terpaksa melakukan penangkapan. Langkah itu dilakukan apabila para pelaku tawuran nekat bertindak yang menimbulkan korban. Mereka akan dikenai peraturan yang berlaku.

Namun yang terpenting, ujar Novi, adalah setiap ada laporan masuk langsung ditindaklanjuti ke lokasi kejadian. Artinya, setiap ada kejadian sejumlah personel disiagakan untuk secepatnya menangani. Selain itu, pihaknya menginginkan adanya jalinan kerja sama ataupun koordinasi dengan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan masyarakat pada umumnya dalam menangani kasus yang terjadi. "Kami ini abdi, pengayom, dan pelindung masyarakat. Jadi, apabila setiap masalah yang timbul, anggota masyarakat jangan segan-segan melaporkan kepada kami," papar suami Pipit Fatmawati (26) yang kini dikarunia dua putra, Fadil Indra RS (3) dan Kairus Laksana P (1).

Lebih lanjut, perwira yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Weleri, Kendal itu mengemukakan, setiap daerah memiliki ciri khas yang menonjol kasus kriminalitasnya. Di Kendal, kasus yang sering muncul antara lain pencurian motor dan tindak kekerasan, sedangkan di Brebes yang sering muncul adalah kasus tawuran antarwarga yang merupakan penyakit musiman. "Dalam penanganannya tidak bisa disamakan. Harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi. Yang jelas, harus sesuai dengan peraturan yang berlaku," tandas Novi yang mulai bertugas di Polres Brebes sejak 20 Oktober 2004.(Wawan Hudiyanto -90j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA