logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 OLAHRAGA
Line

Persijap Naik Pangkat

JAKARTA- Persijap, selamat datang di Divisi Utama. Ucapan itu tampaknya layak dialamatkan kepada Persijap Jepara yang pada musim kompetisi 2005 hampir bisa dipastikan naik pangkat ke Divisi Utama.

Tim Laskar Kalinyamat yang musim lalu berada di urutan tiga Divisi I wilayah barat, akan menambah perbendaharaan tim Jawa Tengah yang berlaga di Divisi Utama Liga Indonesia bersama PSIS Semarang.

Meski soal jumlah tim peserta kompetisi Divisi Utama dalam format dua wilayah baru diumumkan secara resmi oleh PSSI tanggal 30 Januari mendatang, kemungkinan besar Persijap Jepara akan naik pangkat, meninggalkan Divisi I menuju Divisi Utama. Sekjen PSSI Nugraha Besoes menyebutkan jumlah alternatif tim peserta dalam format dua wilayah itu, dari dinamika yang muncul dalam dua kali pertemuan tim khusus PSSI, yang mengerucut adalah alternatif 28 peserta. Ini artinya, akan ada tambahan 10 tim dari Divisi I yang naik, karena musim lalu Divisi Utama hanya punya 18 klub termasuk tiga tim yang terdegradasi.

Tim khusus PSSI yang diketuai oleh Nugraha Besoes, sekretaris Djoko Driyono dengan anggota Subardi (Kabid Pembinaan), Idrus Marham (Kabid SDM), Ibnu Munzir (Kabid Organisasi dan Keanggotaan), dan Kaharuddin Syah (Wakil Sekjen), saat ini masih membuat formulasi mengenai pelaksanaan kompetisi tahun 2005 yang digelar dengan format dua wilayah itu.

Jika nanti kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia diikuti 28 peserta, praktis 10 tim pendatang baru dari hasil kompetisi Divisi I lima besar wilayah barat dan lima besar wilayah timur, termasuk Persijap, akan berlaga dengan 18 tim penghuni divisi utama Liga Indonesia.

10 Tim Divisi I

Dengan adanya perubahan format dua wilayah ini, sangat menguntungkan 10 tim Divisi I, di antaranya untuk wilayah timur adalah Arema Malang, Persegi Denpasar, Persibom Bolaang Mongondow, Persiba Bantul dan Persmin Minahasa. Sedangkan wilayah barat, PSDS Deli Serdang, Persema Malang, Persijap, Petrokimia Putra dan Persikabpas Pasuruan.

Andai alternatif jumlah tim peserta dalam format dua wilayah nanti bukan 28 peserta, tetapi 24 peserta Persijap Jepara tetap masuk jajaran tim Divisi Utama Liga Indonesia 2005, karena enam tim peserta dari Divisi I (tiga besar wilayah timur dan tiga besar wilayah barat) akan naik pangkat.

Menurut Nugraha Besoes, apa yang dihasilkan oleh tim khusus ini akan lebih dulu disosialisasikan kepada anggota PSSI atau peserta kompetisi, sebelum diumumkan resmi. Sebelumnya, Sekretaris Bidang Liga Indonesia Djoko Driyono menjelaskan, Divisi Utama dan Divisi I PSSI diharapkan sudah bisa dimulai selambat-lambatnya pada awal Maret mendatang.

Menurut Djoko Driyono, dia membuat jadwal pertandingan yang disesuaikan dengan alterrnatif jumlah peserta dari kompetisi itu sendiri. Djoko menyusun jadwal pertandingan dengan kemungkinan jumlah peserta 24 tim, 28 tim atau 32 tim. (wgm-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA