| Kamis, 27 Januari 2005 | NASIONAL |
Farid Faqih Ditahan PolisiBANDA ACEH - Ketua LSM Government Watch, Farid Faqih, Rabu malam diperiksa dan ditahan Kepolisian Banda Aceh, sehubungan dengan aktivitas-aktivitas mencurigakan yang dilakukannya. Panglima Satuan Tugas TNI untuk Penanggulangan Bencana Alam Aceh Mayjen Bambang Darmono, Rabu malam mengatakan, tersangka Farid ditahan Provost Lanud Bandara Sultan Inskandar Muda, dan kemudian diserahkan kepada Polres Banda Aceh. Dia ditangkap aparat terkait kecurigaan terhadap dua truk bantuan Presiden berisi penuh barang-barang untuk kemanusiaan yang diangkut oleh pesawat Hercules dari Jakarta, dibawa oleh orang-orang suruhan Farid, ke lokasi-lokasi yang mencurigakan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan suruhan Farid Faqih itu telah melanggar prosedur pengeluaran barang dari kawasan penumpukan bantuan untuk korban bencana. Bambang Darmono mengatakan, pihaknya selaku penanggung jawab penyaluran barang-barang bantuan menuntut kejelasan kasus tersebut. Sebab, selama ini pihak TNI telah dituduh menyembunyikan atau melarikan barang-barang bantuan. Menurut Bambang, harus dilakukan penegakan hukum atas kasus yang melibatkan tersangka itu. Sementara itu, salah seorang sopir truk yang mengangkut barang tersebut, Rizal (21) warga Aceh, mengatakan dirinya disuruh Farid Faqih untuk mengangkut barang-barang bantuan kemanusiaan dari Lanud Iskandar Muda ke tempat-tempat pengungsi. "Saya sudah dua hari nongkrong di Lanud, disuruh menunggu kedatangan barang-barang yang diangkut dengan pesawat Hercules. Saya sempat kesal, karena dua hari disuruh menunggu yang datangnya tidak jelas," kata Rizal.(ant-78) |