| Kamis, 27 Januari 2005 | NASIONAL |
Keberadaan Lia Sengaja Disembunyikan
SEMARANG-Sarah Amalia (Lia), gadis yang menghebohkan karena mengaku hamil akibat hubungannya dengan vokalis grup band Peterpan Nazril ''Ariel'' Irham, ternyata berada di Semarang. Menurut Emmy Shinta (43), tante Lia, keponakannnya itu sedang menenangkan diri di rumah Ny Antono, budenya yang berdomisili di Jalan Trunojoyo X/ 23, kompleks Perumahan Banyumanik. Ny Antono adalah bude dari pihak ayah Lia. Namun saat Suara Merdeka mendatangi rumah tersebut, seorang anggota keluarga enggan memberikan keterangan. Dia mengatakan, Lia tidak berada di rumah itu. ''Memang benar ini rumah bude Lia, tapi maaf saya nggak tahu menahu keberadaan Lia,'' ujarnya sembari buru-buru masuk ke dalam rumah. Menurut Emmy, Lia datang ke Semarang Kamis (20/1) lalu. Hanya dua tempat yang dituju jika berada di Semarang, yakni Hotel Srikandi Jalan Dr Wahidin 195 (tempat tinggal neneknya, Sri Hartati) dan rumah Ny Antono di Jalan Trunojoyo X/23. Oleh pihak keluarga, keberadaan Lia sengaja disembunyikan, terutama dari kejaran wartawan. ''Lia sementara ini belum bisa memberikan keterangan apa pun kepada media massa. Dia baru akan angkat bicara setelah pihak Ariel memberikan keterangan kepada pers,'' katanya. Dari fotokopi KTP yang berhasil didapatkan, nama lengkap Lia adalah RA Sarah Amalia. Dia lahir di Semarang, 16 Desember 1979. Alamat yang tertulis di KTP tersebut Jalan Anggrek Cendrawasih 5, Kemanggisan, Jakarta Barat. Menurut Emmy, Lia tinggal di rumah tersebut berdua bersama adik kandungnya, Yulia Yasmin. Sementara paman dan tantenya tinggal bersebelahan dengan rumah yang ditinggali Lia. Putri pertama dari dua bersaudara pasangan Ir Basye Jarkasie (alm) dan Ny Endang Sulistyowati itu hanya sempat tinggal di Semarang sekitar dua bulan semenjak lahir. Setelah itu, dia pindah ke Jakarta bersama ayah ibunya. Masa kecil dan sekolah dia habiskan di Jakarta, termasuk kuliah di Jurusan Komputer Universitas Bina Nusantara. Memasuki semester akhir, Lia bekerja sebagai Asisten Manajer di perusahaan katering Akasya milik Enny Retno, tantenya (adik kandung Ibu Lia). "Dia mulai bekerja sejak 2002, sekitar satu tahun sebelum lulus dari kuliah,'' katanya. Bertemu di Semarang Menurut Ayu Bharata (21), sepupu Lia, perkenalan Lia dengan Ariel terjadi pada 17 Agustus 2003, saat grup band Peterpan tampil dalam acara ulang tahun SMA 3. Saat itu kebetulan Lia tengah berada di Semarang. Ayu yang waktu itu sedang berpacaran dengan Indra, pemain bas Peterpan memperkenalkan Ariel kepada Lia. Perkenalan terjadi di Hotel Srikandi. ''Sebenarnya, Lia nggak begitu ngefans Peterpan, tapi sekadar pingin kenal aja. Eh, nggak tahunya keterusan,'' kisah Ayu. Usai berkenalan, mereka (Lia, Ariel, Indra, Ayu, dan salah seorang teman Ayu) langsung jalan-jalan di Simpanglima. Keesokan hari, baik Peterpan maupun Lia meninggalkan Semarang. Peterpan bertolak ke Bandung, sedangkan Lia ke Jakarta. Sesudah itu, Ayu tak tahu kelanjutan hubungan mereka. Tahu-tahu, sekitar satu bulan kemudian, Lia memberitahu Ayu melalui SMS bahwa dia telah jadian dengan Ariel. Saat pacaran, Lia sering menjumpai Ariel di sela-sela kesibukannya melakukan tur musik, terutama saat manggung di Jakarta. Bersama Ayu dan Indra yang juga berpacaran, mereka sering jalan bersama. Tempat yang sering mereka gunakan untuk bertemu adalah Musica Studio di kawasan Pancoran dan mes Musica di kawasan Tomang Jakarta. Mereka selalu menyempatkan diri nonton konser Peterpan di Jakarta. Selebihnya, mereka hanya berhubungan melalui telepon sebab jadwal manggung Ariel bersama Peterpan sangat padat. Mengenai kehamilan Lia, Ayu menuturkan: ''Akhir Oktober, dia memberitahukan kehamilannya kepada keluarga besar. Dia juga memberitahu saya lewat telepon. Saat mengatakan hamil dengan Ariel, ekspresi Lia biasa-biasa saja. Sehingga saya pikir dia hanya bercanda. Eh, nggak tahunya beneran''. Awalnya, keluarga Lia ingin menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan, namun saat itu Ariel terkesan menghindar. Tak ingin dipermainkan, Winky Wiryawan dan Arsya, keduanya sepupu Lia membeberkan kehamilan Lia kepada media massa. Lia, kata Ayu, awalnya merasa terkejut dengan tindakan yang dilakukan Winky dan Arsya. Namun dia akhirnya bisa memahami tindakan kedua sepupunya itu. ''Akhir November, Ariel pernah menemui keluarga Lia di Jakarta. Dia mengakui bayi yang dikandung Lia adalah hasil perbuatannya, lalu menjanjikan akan menikahi Lia pada awal Desember. Tapi mungkin karena kesibukannya, Ariel terus menunda-nunda, dari pertengahan, akhir Desember, hingga Februari,'' ujar Ayu. Sifat Lia, menurut Ayu, cenderung introvert (tertutup-Red). Meskipun terkesan dekat dengan saudara-saudaranya, dia tak terlampau suka menceritakan masalah yang dihadapinya. Lia sebisa mungkin menyelesaikan persoalan yang dihadapinya sendiri. Namun dalam kasus kehamilannya, Lia langsung bercerita kepada keluarga. Sementara itu mengenai tanggal pernikahan Lia dan Ariel, kata Ayu, hingga kini belum ada kepastian. Dia merasa heran saat membaca pemberitaan sebuah koran di Semarang yang menyebut 8 Februari sebagai tanggal pernikahan mereka. ''Itu tanggal dari mana. Kami saja yang keluarganya belum bisa menentukan kepastiannya.'' (H6,hrn-81) | ||||