logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 NASIONAL
Line

Polri Akui Gagal Tangkap Azahari


Dr Azahari - SM/dok

JAKARTA - Menjelang 100 hari Pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Mabes Polri menggelar rapat evaluasi, termasuk mengevaluasi kegagalan menangkap buron terorisme Dr Azahari dan Noordin M Top. Rapat dipimpin Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta, Rabu (26/1).

"Kami mau evaluasi hari ini (Rabu, 26/1). Kan tinggal 2 hari lagi. Sekarang sedang dikumpulkan bahan-bahannya oleh Kepala Biro Perencanaan dan Administrasi Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Marsudi Hanafi. Nanti yang akan mengekspos adalah Deputi Operasional Kapolri Irjen Pol Didi Widayadi, sebab dia yang menjadi corong masalah evaluasi 100 hari," kata Wakabareskrim Mabes Polri Irjen Pol Dadang Garnida di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo Jakarta, kemarin.

Ketika ditanya yang dievaluasi termasuk target Azahari dan Noordin yang belum ditangkap, Dadang membenarkan. "Ya, termasuk itu. Justru akan dievaluasi kenapa tidak tertangkap," tandas Dadang.

Dalam 100 hari Pemerintahan SBY, Mabes Polri menargetkan akan mengungkap kasus terorisme, yakni dengan menangkap Dr Azahari dan Noordin M Top. (dtc-69m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA