logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 SEMARANG
Line

Wisuda Undip Diwarnai Keprihatinan Aceh

SEMARANG-Sebanyak 1.412 orang disyahkan menyandang gelar akademik dari Universitas Diponegoro (Undip) dalam rapat senat terbuka di Auditorium kampus Pleburan, Rabu (26/1).

Wisudawan tersebut berasal dari program magister 207 orang, pendidikan dokter spesialis I 124 orang, profesi 54 orang, sarjana 892 orang, dan program diploma 235 orang.

Rektor Prof Ir Eko Budihardjo MSc mengungkapkan, para mahasiswa tersebut berhasil menyelesaikan studi di tengah keprihatinan nasional musibah gempa bumi dan gelombang tsunami yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara.

Korban akibat bencana tersebut tak hanya harta benda, tapi ribuan jiwa manusia juga meninggal dunia. Dalam kesampatan itu, Prof Eko juga menyampaikan berita duka meninggalnya ibunda tercinta di Purwokerto, Senin (24/1) lalu.

''Pada dunia yang makin kompetitif seperti sekarang sangat dituntut adanya lulusan yang berkualitas sehingga mampu bersaing. Kami berharap para wisudawan mampu menempatkan diri sebagai lulusan yang tangguh dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta bisa meraih kesempatan,'' imbuh Pembantu Rektor I Prof Dr Sudharto P Hadi MES PhD.

Terpilih sebagai wisudawan terbaik untuk program sarjana antara lain Rati Saraduhita dengan IPK 3,66 untuk fakultas hukum. Nailil Muna (3,53), dan Gampang Sustiono (3,53) untuk fakultas ekonomi.

Sebaliknya fakultas teknik yakni Yanny (3,70), Diah Anggraeni J (3,64), Elsa Puspita A (3,62), Ikha Rasti JS (3,62), Pipit S Putra (3,58), Anna Amalia (3,57), Jasmi Budi U (3,55), Eka Prasetyono (3,55), Joko Susilo (3,54), Ahmad Riyanto (3,52), Fransisca Hartanto (3,52), Retno Susanti (3,52), dan Daniel A Prasetyo (3,51). (H7-73)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA