logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 SEMARANG
Line

Bergaya lewat Kamera Ponsel

SEMARANG -Tiga gadis cantik dengan luwesnya bergaya, tersenyum, tertawa dan memalingkan wajah sambil menggeraikan rambutnya. Puluhan ''juru foto'' amatir tampak sibuk mengambil posisi pemotretan yang pas. Tapi, jangan heran karena tidak ada suara jeprat-jepret seperti layaknya proses pemotretan. Sebab,mereka tidak menggunakan kamera biasa, melainkan telepon seluler (ponsel).

''Tinggal ambil posisi yang tepat, lalu tekan tombol ini. Lebih mudah, tapi tetap membutuhkan kreatifitas dan seni yang tinggi untuk memperoleh hasil yang baik,'' kata Judi, salah seorang peserta lomba ''Foto Ponsel'' di AKI Crown Campus, Jl Pemuda 95-97, Selasa (25/1).

Untuk menampung kreatifitas itulah, Universitas AKI (Unaki) mengadakan lomba foto menggunakan kamera ponsel berbagai merk dengan hadiah utama telepon genggam Samsung + starter pack dan games dengan hadiah voucher perdana. Peserta terbuka bagi mahasiswa dan pelajar. Syaratnya ponsel yang digunakan memiliki fasilitas bluetooth atau infrared.

''Jumlah pesertanya melebihi perkiraan kami, karena ternyata animo mahasiswa dan pelajar mengikuti lomba ini cukup besar. Buktinya banyaknya pelajar SMU/SMK di Kota Semarang yang berpartisipasi,'' kata Ketua Panitia Lomba Vallen.

Lomba juga disemarakkan berbagai games dengan hadiah Starter Pack Mentari di antaranya games paling cepat minum teh botol dengan sedotan dimana banyak peserta yang tersedak karena tergesa-gesa. Lalu makan mi dengan tangan, menirukan penyanyi Peter Pan. ''Tadi ada juga peserta yang meniru gaya nyanyinya Alam penyanyi lagu Mbah Dukun versi dangdut, sehingga banyak mengundang gelak tawa,'' katanya.

Pada lomba ini peserta yang berhasil meraih juara utama adalah Lea Vonny Monica dari Fakultas Bahasa dan Sastra Inggris, juara kedua Indah Tovany dari Fakultas Ilmu Komputer, dan juara ketiga Jati Eka N dari Fakultas Ilmu Komputer.

Pembantu Rektor III Suprapto SE MKom mengatakan kemenangan itu terwujud berkat fasilitas pada ponsel yang berkamera dengan resolusi mega pixel yang lebih tinggi untuk mendapatkan hasil yang maksimal. ''Dengan permainan tangan juga pengarahan gaya pada modelnya layaknya fotografer, kita bisa mendapatkan hasil foto yang meyakinkan, meski hanya menggunakan ponsel,'' paparnya.

Namun, menurut Suprapto, kegiatan ini sebenarnya untuk memberi tantangan pada para mahasiswa untuk dapat mengaplikasikan teknologi mutakhir. ''Memang, tak seperti lomba fotografi pada umumnya, lomba ini selain dibutuhkan kreatifitas dan seni, juga perlu didukung kecanggihan kamera ponsel dalam menciptakan objek gambar yang bagus sesuai kriteria fotografi.'' (D2-73)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA