| Kamis, 27 Januari 2005 | KEDU & DIY |
Dua Orang Calon Plh Wali KotaMAGELANG - Wali Kota Magelang H Fahriyanto mengusulkan Sekda Drs Suleman Hasan dan Kepala Bawasko (Badan Pengawasan Kota) Drs Surasmono sebagai Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota, setelah masa jabatannya berakhir 5 Februari mendatang. ''Saya kira Pak Sekda atau kita ambil yang senior misalnya Pak Rasmono,'' tuturnya, Rabu kemarin (26/1). Ditemui seusai meresmikan proyek pembangunan tahun 2004 di Taman Kyai Langgeng dia menjelaskan, surat usulan tentang itu sudah dikirimkan kepada Gubernur Jateng dan segera dikonsultasikan. Namun semua-nya bergantung pada keputusan Gubernur. Peresmian 89 proyek dengan dana Rp 22,8 miliar itu sekaligus dijadikan acara pamitan oleh H Fahriyanto selaku Wali Kota Magelang. Dia minta maaf jika selama menjabat belum bisa memenuhi semua keinginan masyarakat. ''Pada 5 Februari saya menyerahkan jabatan.'' Saat ditanya berapa jumlah calon Plh Wali Kota yang diusulkan, Fahriyanto mengatakan, jumlahnya jelas lebih dari satu. ''Jangan sampai pejabatnya (yang diangkat jadi Plh) di bawah Sekda, ini kan ndak mungkin. Kita mesti ambil di atasnya, harapannya seperti itu,'' katanya. Menurutnya, dalam menetapkan Plh Wali Kota penekanannya pada netralitas. Jangan sampai pejabat ini (Plh-Red)) menjagokan salah satu calon, jadi tidak sehat. Yang diharapkan adalah betul-betul terjadi peningkatan pendidikan politik rakyat. Masyarakat diberi kesempatan berpikir objektif sehingga dari penyelenggaraan maupun penanggung jawab yang diutamakan adalah netralitas. ''Saya sendiri tidak pernah menanamkan satu pilihanan. Itu bisa dibuktikan saat pemilu kemarin, betul-betul saya tekankan untuk netral,'' tandasnya. Dia beralasan, kalau netralitas tidak terwujud, dampaknya nanti kita harus konsolidasi terus-menerus. ''Pro-kontra itu mesti ada, beda pendukung mesti ada, ini akan memengaruhi kinerja. Kalau kinerja terpengaruh maka akan terkotak-kotak, akibatnya pelayanan kepada masyarakat tidak akan optimal.'' Wali Kota berharap netralitas benar-benar dijaga dalam kedudukannya sebagai PNS. Sebagai individu mereka punya hak, tetapi hendaknya jangan dicampuradukkan antara hak dan kewajiban. Belum Dibuka Ditanya apakah dirinya akan mencalonkan lagi sebagai wali kota pada periode berikutnya, dengan diplomatis Fahriyanto mengatakan, pendaftaran bakal calon wali kota belum dibuka, dan saat ini dirinya masih menjabat Wali Kota. ''Tanggung jawab saya menyiapkan pelaksanaan sampai tanggal 5 Februari. Sebagai warga, saya punya tanggung jawab moral agar kelak bisa berjalan lancar, baik, dan hasilnya sesuai dengan harapan masyarakat.'' Kepala DPU Ir Sigit Widyonindito MT menjelaskan, pendanaan proyek-proyek Tahun Anggaran 2004 itu selain berasal dari APBD Kota Magelang juga dari APBD Jateng dan APBN. Proyek tersebut di bawah pengendalian DPU, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, RSU Tidar, dan sebagainya. (P60-76n) |