logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 KEDU & DIY
Line

Satlantas Pasang 600 Mata Kucing

KEBUMEN -Di jalan utama Kebumen sepanjang 60 km, terdapat 18 titik rawan kecelakaan lalu lintas. Guna mengurangi kerawanan itu, kini Satuan Polisi Lalu Lintas Polres memasang 600 lampu mata kucing.

Wakapolres Kebumen Kompol Didik Purwanto melalui Kasatlantas AKP Anton Perda Eko Harmanto kemarin mengatakan, berdasarkan analisis dan evaluasi kejadian kecelakaan lalu lintas 2003-2004, ditemukan 18 titik rawan. Daerah rawan kecelakaan itu menyebar di beberapa simpul jalan, dari Prembun-Rowokele.

Kasatlantas mengakui, kecelakaan kerap terjadi pada waktu malam. Utamanya di jalan menikung atau pada simpul jalan yang rawan, seperti di Rowokele, Alang-alang Ombo (perbatasan Gombong-Karanganyar), Guyangan, Sruweng, lintas selatan Kebumen, Kutowinangun, dan Prembun.

Anton menyatakan, dengan pemasangan lampu mata kucing itu masyarakat pengguna jalan menjadi lebih waspada dan hati-hati. Desain lampu mata kucing dibuat khusus agar menyala terang, terutama pada malam hari saat terkena sinar lampu.

Dia mengimbau ratusan lampu mata kucing yang terpasang itu tidak diambil atau dirusak. Sebab, tanda itu memberi petunjuk kepada pengguna jalan sehingga mengurangi kecelakaan di jalan.

Razia Kendaraan

Sementara itu, untuk meningkatkan keamanan di masyarakat, sejak sepekan terakhir Polres Kebumen menggelar razia kendaran roda empat dan roda dua. Operasi yang dipimpin Wakapolres Kompol Didik Purwanto itu dilakukan siang dan malam hari dan selalu berpindah tempat.

Kasatlantas menuturkan, operasi tersebut berlaku bagi semua kendaraan roda empat baik jenis pikap, boks, dan truk. Tujuannya, sebagai antisipasi kemungkinan kendaraan membawa bahan peledak, minuman keras (miras), dan senjata tajam.

Secara terpisah Kabagops Polres Kebumen AKP I Ketut Susania SH MH mengakui, sebenarnya operasi tersebut memiliki tiga sasaran. Pertama, mencari pelaku bom Kuningan Jakarta. Kedua, mengejar jaringan narkoba. Ketiga, sebagai operasi kendaraan bermotor hasil curian.

Namun dalam operasi tersebut kebanyakan ditemukan pelanggaran lalu lintas karena surat-surat kendaraan tidak lengkap. Kini sedikitnya 2 kendaraan roda empat dan 15 sepeda motor diamankan di Polres.

Kabagops menegaskan, razia masih berlangsung siang dan malam melibatkan petugas gabungan Satserse, Intelkam, Satlantas, dan Sabhara. Pihaknya mengimbau masyarakat yang menjumpai kecurigaan di lingkungannya, segera menginformasikan hal tersebut ke polisi. Itu supaya petugas tidak terlambat bila terjadi hal yang tak diinginkan.(B3-76i)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA