logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 KEDU & DIY
Line

Peristiwa Lengkong Dijadikan Hari Bakti

MAGELANG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu menetapkan peristiwa pertempuran Lengkong di Tangerang, 25 Januari 1946, sebagai Hari Bakti Taruna Akademi Militer. Hal itu dituangkan lewat Surat Telegram KSAD Nomor ST/12/2005 bertanggal 7 Januari 2005.

Berkaitan dengan itu, 31 taruna Akmil tingkat II mengikuti upacara peringatan ke-59 pertempuran Lengkong di Tangerang, 25 Januari lalu, dengan inspektur upacara Gubernur Akmil Mayjen TNI M Yunus P SIP.

Kepala Penerangan dan Humas Akmil Mayor CAJ Sugeng Dikari SH melalui siaran pers, Rabu (26/1) kemarin, menuturkan, pertempuran Lengkong melibatkan para taruna Akmil Tangerang yang ketika itu sedang mengemban tugas humaniter internasional pertama RI mengakhiri Perang Dunia II. Tugasnya adalah pelucutan dan pemulangan tentara Jepang serta operasi-operasi lain.

Pada saat itu, terjadi pertempuran yang menyebabkan gugurnya tiga perwira, yaitu Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto Djojohadikoesoemo, dan Letnan Soetopo serta 34 taruna Akmil Tangerang.

Dalam sambutannya, Gubernur Akmil menekankan, pengorbanan para pendahulu secara tidak langsung telah menanamkan nilai-nilai kejuangan yang sangat hakiki dan itu harus dimiliki taruna Akmil saat ini. ''Hal itu juga dapat memotivasi taruna untuk senantiasa belajar dan berlatih dengan keras selama mengikuti pendidikan di Akmil yang pada gilirannya akan melahirkan nilai-nilai profesionalisme,'' tegas Mayjen TNI M Yunus P SIP. (P60-76j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA