| Kamis, 27 Januari 2005 | INTERNASIONAL |
KTT Sharon-Abbas DisiapkanJERUSALEM - Para pejabat tinggi Israel dan Palestina mengakhiri pertemuan babak pertama mereka di Jerusalem, Rabu kemarin. Mereka sepakat berunding lagi pekan depan, untuk menyiapkan KTT Sharon-Abbas. Menteri Perunding Palestina, Saeb Erekat, mengatakan KTT yang direncanakan itu tercatat yang pertama antara Presiden Palestina Mahmud Abbas dan PM Israel Ariel Sharon. Abbas, yang menggantikan almarhum Yasser Arafat lewat pemilu belum lama ini, menjadi tumpuan dunia internasional untuk menghidupkan kembali perundingan damai dengan Israel, yang terhenti sejak empat tahun lalu. Kemarin, pasukan keamanan Palestina mulaidigelar di Jalur Gaza selatan. Penggelaran itu dilakukan, setelah tercapai kesepakatan antara kepala keamanan Israel di Gaza Avi Kochavi dan dan kepala keamanan Palestina di Gaza Musa Arafat. Pertemuan di pos lintas batas Erez di antara wilayah Jalur Gaza dan wilayah Israel itu membahas pengerahan pasukan Palestina di dua ''daerah panas'', yakni Khan Yunis dan Rafah. Di kedua daerah tersebut para gerilyawan Palestina biasa melancarkan serangan roket ke sasaran-sasaran di wilayah Israel. Korban Bertambah Sementara itu, seorang bocah perempuan Palestina meninggal akibat tembakan tentara Israel di Deir El-Balah, Jalur Gaza, Rabu kemarin. Anak perempuan itu, yang disebutkan bernama Rahma Abu Chmas (3), meninggal di rumah orang tuanya. Tidak ada komentar dari pihak militer Israel mengenai insiden tersebut. Kematiannya menambah jumlah korban jiwa menjadi 4.718 orang (3.663 warga Palestina dan 981 Israel), sejak bangsa Palestina mengobarkan intifada (pemberontakan) pada September 2000. Suatu sumber yang dekat dengan PM Sharon mengatakan, tentara Israel akan menghentikan ''pembunuhan terencana'' terhadap para aktivis garis keras Palestina di daerah operasi pasukan keamanan Palestina. ''Kami takkan melancarkan operasi pembersihan di daerah kewenangan polisi Palestina,'' kata pejabat tersebut. (rtr-ed-ant-30) |