| Kamis, 27 Januari 2005 | INTERNASIONAL |
Heli AS Jatuh di Irak, 31 Marinir TewasBAGDAD - Sebuah helikopter angkut militer AS jatuh di bagian barat Irak, Rabu kemarin, menewaskan 31 marinir Amerika, lapor televisi CNN. Para pejabat AS di Bagdad mengatakan, mereka belum dapat memberikan konfirmasi tentang jumlah korban tewas, namun mengakui terdapat banyak korban luka-luka. Helikopter pengangkut Marinir AS itu mengalami kecelakaan kemarin pagi. Tim SAR (search and rescue) telah dikirim ke lokasi kecelakaan di sebuah gurun. Sementara di Kirkuk, gerilyawan Irak meledakkan tiga bom mobil di dekat Kirkuk, Rabu kemarin. Mereka juga menyerang kantor-kantor partai politik di sekitar Bagdad, menjelang pemilu 30 Januari. Kaum militan menculik tiga petugas penyelenggara pemilu di kota Mosul, Irak utara, dan menyerang belasan TPS yang disiapkan untuk pemilu tersebut. Polisi mengatakan, dua bom mobil meledak secara bersamaan di kota Riyadh, baratdaya Kirkuk. Satu bom menghantam pos tentara dan satu lagi dekat kantor polisi di jalan yang sama. Bom lainnya meledak 15 menit kemudian. Menurut para saksi mata, ada beberapa korban jiwa, tetapi belum ada informasi dari pejabat AS. Polisi di Baqubah mengatakan, seorang petugas tewas dan sedikitnya delapan orang terluka, ketika sekelompok orang bersenjata melepaskan tembakan di tiga kantor partai yang bersaing dalam pemilu. Baqubah adalah kota yang dihuni muslim Syiah dan Suni, sekitar 65 kilometer utara Bagdad. Di Mosul, daerah basis gerilyawan yang terus-menerus bergolak, rekaman video yang dibuat gerilyawan memperlihatkan tiga pria Irak yang tampaknya disandera. Dalam rekaman itu, ketiganya mengatakan mereka bekerja untuk komisi pemilu di Mosul. Seorang gerilyawan yang wajahnya ditutupi topeng dan membawa pistol, membacakan pernyataan ketika gerilyawan lainnya membungkuk sambil memanggul peluncur granat bertenaga roket di pundak. (rtr-ben-30) |