logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 27 Januari 2005 BANYUMAS
Line

Kontrak Giling Molor, Rekanan Tidak Diikutkan Pengadaan Gabah

PURWOKERTO- Giling padi oleh sejumlah rekanan mitra kerja Bulog Subdivre IV Banyumas molor dari jadwal yang direncanakan. Kontrak giling untuk pengadaan gabah 2004 semestinya berakhir akhir Desember 2004.

Namun yang tergarap baru sekitar 82% dari total kuota pengadaan 110.000 ton. Jadi sekitar 18% atau 26.000 ton belum tertangani. Kepala Bulog Subdivre IV Ir Imam Safii menyatakan menoleransi rekanan yang terlambat giling untuk menyelesaikan sampai akhir Februari.

Namun keterlambatan itu akan memengaruhi penilaian kualifikasi mitra kerja pengadaan gabah tahun 2005. Bila ditambah penilaian lain yang juga jelek, mereka terancam tak diikutkan pengadaan gabah tahun ini.

''Jika tepat waktu semestinya akhir Desember selesai. Kami akan mempertimbangkan apakah rekanan yang belum selesai bisa ikut atau tidak dalam pengadaan berikutnya,'' ujarnya.

Pembukaan untuk calon mitra kerja dalam pengadaan gabah tahun ini ditutup akhir Desember 2004. Rekanan yang lolos administrasi 30 orang. ''Calon rekanan baru yang lolos seleksi administrasi sekitar 30.

Adapun mitra kerja yang lalu 104 orang. Nanti mereka kami seleksi lagi. Rekanan berkinerja bagus kami tambahi kuota, sedangkan yang jelek kami kurangi.'' Dia menuturkan tim Bulog bersama Bagian Perekonomian Pemerintah Kabupaten, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani dan Nelayan saat ini mengecek ke lapangan. Bulog juga menunggu ketentuan baru pemerintah tentang harga beli gabah di tingkat petani.

Dia memperkirakan masa panen musim rendengan mundur sekitar akhir Maret dan awal April. Jika masa tanam petani tidak mundur semestinya akhir Februari panen raya.

''Namun saat ini masih ada petani di Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara panen secara sporadis, sisa panen sebelumnya. Itu cukup untuk memenuhi kebutuhan beras di pasaran. Apalagi harga beras di pasaran saat ini bagus,'' katanya.

Dia menyatakan persediaan beras mencukupi hingga akhir tahun 2005. Di gudang Bulog ada sekitar 57.000 ton. Adapun kebutuhan rata-rata pasokan beras masyarakat miskin di empat kabupaten di eks Karesidenan Banyumas sekitar 4.900 ton/bulan. (G22-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA