| Kamis, 27 Januari 2005 | BANYUMAS |
Pasokan Air ke Sawah Belum TergangguPURWOKERTO- Pencurian belasan pintu air di Kecamatan Kembaran sampai saat ini belum mengganggu pasokan air ke sawah. Hujan yang turun sejak akhir November lalu masih mencukupi sebagai pasokan air irigasi. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Ir Djoko Wikanto MM, kemarin. Namun bila musim hujan berakhir pintu air belum diperbaiki, dia khawatir pasokan air ke sawah tak merata. Sawah di kawasan hulu saja yang bakal kebagian air. Ahmad (65), petani di Bojongsari, Kecamatan Kembaran, saat menyiangi sawah mengaku heran atas perilaku orang yang mencuri pintu air. ''Ada beberapa pintu air dicuri. Kalau tak ada pintu air, pada saat giliran petani kerepotan karena tak kebagian air,'' tuturnya. Kepala Dinas Pengairan, Pertambangan, dan Energi Ir Budi Susilo mengatakan, untuk mencegah pencurian pintu air perlu berkoordinasi dengan Perkumpulan Petani Pemakai Air untuk pengamanan swakarsa. Dinasnya juga akan mengupayakan pintu air dibuat dari bahan fiber. Pintu air berbahan fiber tak akan membuat orang tertarik untuk mencuri karena tak laku jual. Selama ini pintu air dibuat dari baja dan kuningan. Kedua bahan itu laku dijual, sehingga ada yang tertarik mencurinya. (G23-86) |