| Kamis, 27 Januari 2005 | BANYUMAS |
Pengumuman Personel Diduga Bocor
PURWOKERTO-Bupati Banyumas HM Aris Setiono SH SIP, kemarin, melantik 444 pejabat setingkat eselon II, III dan IV di Pendapa si Panji. Hadir Muspida, kalangan DPRD, dan undangan. Pelantikan kali ini merupakan hasil penataan personel paling banyak. Hampir semua personel bidang dan bagian dirombak baik untuk promosi, rotasi, maupun mutasi. Pejabat yang dilantik dari sekda, asisten sekda, sekwan, kepala dinas, badan, bagian, subbagian, kepala seksi, hingga camat dan jabatan fungsional. Pelantikan diumumkan mulai pukul 11.00. Adapun undangan ke pejabat dan pegawai yang hendak dilantik disampaikan pukul 10.00. Undangan lain dikirim Selasa (25/1) siang. Pejabat eselon IIa satu orang, yakni sekretaris daerah yang tetap dijabat Singgih Wiranto SH MHum. Eselon IIb 24 orang, IIIa 125, IIIa seorang, IVa 288, IVb dua, dan pejabat fungsional tiga. Semua 444 orang. Ada beberapa orang tidak dilantik karena menunaikan ibadah haji. Sebelum pelantikan Bupati dan sejumlah saksi menandatangani berita acara pelantikan. Acara itu disaksikan para rohaniwan dari berbagai agama. Pelantikan itu berdasar Surat Keputusan Bupati Nomor 821.2/007 sampai dengan 038/2005 tertanggal 25 Januari. Penataan personel SOT 2005 mengacu ke PP Nomor 8 Tahun 2002. Sebagian pejabat dan pegawai menilai pelantikan itu sangat rahasia. Namun ada kabar, pengumuman itu sudah bocor. Sejumlah pejabat dan pegawai mengakui sudah mengetahui jabatan baru masing-masing. Selain itu pengisian personel beberapa jabatan tertentu ditengarai karena kedekatan dengan Bupati. ''Saya tak terkejut. Sebelumnya beberapa jabatan sudah bisa diketahui. Kabar ini juga diketahui sejumlah pejabat,'' ujar seorang pejabat. Namun Bupati membantah hal itu saat memberikan sambutan. Dia menyatakan pengisian personel tak didasari suka tidak suka, titipan, atau kedepakatan dengan dia. ''Ini murni hasil penilaian tim Baperjakat yang melihat dari segi kemampuan/ keahlian, pengabdian, dan kebutuhan organisasi. Pelantikan ini kejadian biasa dan wajar.'' Dalam SOT 2005 ada tiga jabatan asisten, sedangkan dua. Mereka adalah asisten ekonomi dan pembangunan, asisten pemerintahan, dan yang baru asisten administrasi yang dijabat HM Santosa SH MHum. Dia sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Dia digantikan Drs Bambang Hartono Hartono SH, yang semula Wakil Kepala Dinas Peternakan. Asisten Ekonomi dan Pembangunan dijabat Ir Didi Rudwianto SH MSi, yang Kepala Bagian Pengendalian Pembangunan Daerah. Pejabat lama Suyatno SSos kini menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Adapun asisten pemerintahan dijabat Abdulah Muhammad SH MHum. Sugiri Hardomo S MHum, pejabat lama, kini Kepala BPKD. Sekretaris Dewan dijabat H Rohani Yassin, menggantikan Slamet Darmawan. Dinas Bina Marga dan Cipta Karya digabung menjadi Dinas Pekerjaan Umum yang dijabat Ir Haryanto Budiman. Dia sebelumnya Kepala Dinas Bina Marga. Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat dijabat H Ratimin SSos MHum, sebelumnya Kepala Bagian Umum. Pejabat lama, Hedi Oramnu, menjadi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Adapun Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Budi Cahjono menjadi Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, pecahan dinas itu. (G22-86) Pejabat yang Dilantik Hasil SOT 2005 1. IIa 11 sekretaris daerah 2. 11b 24 1 sekretaris dewan 3 asisten sekda 6 kepala badan 14 kepala dinas 3. IIIa 125 3 kepala kantor 27 camat 9 kabag sekda 86 kepala TU dan kabid 4. IIIb 1 1 sekretaris Korpri 5. IVa 288 kasi, kasubag, dan sekcam 6. IVb 2 2 kasubag Korpri 7. fungsional 3 1 dokter dan 2widyaiswara |