SUARA MERDEKA
 
INDEKS INTERNASIONAL Senin, 17 Januari 2005

 

JERUSALEM - Perdana Menteri Israel Ariel Sharon, yang menuduh presiden baru Palestina Mahmud Abbas tidak melakukan apa pun untuk menghentikan serangan-serangan terhadap warga Israel, mengancam melancarkan aksi militer lebih keras terhadap kelompok garis keras Palestina.

BEIJING - Zhao Ziyang, mantan sekjen Partai Komunis China, saat ini terbaring dalam keadaan koma di sebuah rumah sakit di Kota Beijing, ungkap sanak keluarganya, Minggu. Zhao dicopot dari jabatan paling bergengsi itu, gara-gara bersimpati pada gerakan prodemokrasi yang dilancarkan para mahasiswa di Lapangan Tiananmen, pada 1989.

BRUSSELS - Saat negara-negara Eropa merogoh kocek dalam-dalam untuk membantu korban tsunami Asia, mereka hanya bisa menyaksikan saat upaya penyelamatan yang dilakukan kapal induk AS Abraham Lincoln menjadi berita utama.

 

PRAHA - Supermodel Ceko Petra Nemcova, yang mengalami luka serius setelah dihantam tsunami Asia yang ditimbulkan gempa berkekuatan 8,9 pada skala Richter di lepas pantai barat Pulau Sumatera pada 26 Desember lalu, masih terbaring di sebuah rumah sakit di Praha.

WARSAWA - Kementerian Pertahanan Polandia, Minggu kemarin, membantah tuduhan bahwa tentara Polandia di Irak merusak Babylon kuno, salah satu peninggalan arkheologi paling terkenal di dunia, saat menggunakannya sebagai pangkalan militer. ''Baik tentara Polandia, maupun tentara negara lain di bawah komando Polandia, tidak pernah melakukan proyek apa pun yang melanggar monumen-monumen bersejarah atau menyebabkan kerusakan,''

KABUL - Sekitar 80 tawanan Afghanistan yang ditahan sebagai tersangka teroris, dibebaskan dari pangkalan AL AS di Teluk Guantanamo, kata Mahkamah Agung Afghanistan, Minggu kemarin. ''Sekitar 80 tawanan telah dibawa keluar Guantanamo dan mereka akan dibebaskan hari ini (kemarin-red) setelah para pejabat Mahkamah Agung (MA) berbicara dengan mereka,''

BANGKOK - Sebuah bom meledak di luar toko mi di Thailand selatan Minggu kemarin, menewaskan satu orang dan melukai 58 lainnya, termasuk enam anak-anak, kata polisi. Ledakan itu merupakan pengeboman fatal pertama tahun ini di wilayah selatan yang didominasi muslim di negara yang mayoritas penduduknya beragama Buddha itu.

LONDON - Tiga dari empat warga Inggris berkeyakinan bahwa cucu Ratu Elizabeth, Pangeran Harry, bersalah karena mengenakan seragam Nazi untuk menghadiri pesta kostum, demikian hasil jajak pendapat mengenai kejanggalan yang memicu kemarahan seluruh dunia itu.

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA