SUARA MERDEKA
 
INDEKS WACANA Kamis, 13 Januari 2005

 

-- Temanggung, daerah yang biasanya dingin tiba-tiba memanas. Suhu politik memanas dengan cepat. Tentu saja yang terkena sambarannya juga makin meluas. Jika semula hanya persoalan internal antara Bupati Drs Totok Ary Prabowo dan para stafnya, kini sudah mulai ke mana-mana. Melebarnya persoalan itu tak bisa dihindari karena posisi politik Bupati. Jadi, yang semula hanya persoalan atasan - bawahan, kini tak lagi demikian.

-- Makna apakah yang dianggap sebagai substansi terpenting pengajaran bahasa Jawa di sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK)? Selama ini, bisa jadi pelajaran yang terlegitimasi sebagai salah satu ''momok'' bagi siswa itu lebih bernuansa ''romantisme'' ketimbang pembelajaran tentang nilai-nilai. Padahal, dengan muatannya, seperti yang dikatakan Kepala SMAN 9 Dra Hj Sri Nurwati MPd, bahasa Jawa akan kembali mengenalkan siswa terhadap unggah-ungguh.

PEREKONOMIAN banyak mirip dengan tubuh manusia, selama dapat berfungsi dengan baik, pembuat kebijakan tidak terdorong memahaminya lebih jauh. Akan tetapi saat muncul masalah -pengangguran tinggi, inflasi tinggi dan pertumbuhan yang lambat - berbagai upaya dirumuskan untuk mengatasi masalah tersebut.

 

PEMILIHAN kepala daerah (pilkada) secara langsung menjadi isu yang paling banyak memakan porsi halaman berita daerah. Untuk Jawa Tengah saja misalnya, setidaknya pada tahun ini ada 17 daerah kabupaten/kota yang akan melaksanakan pilkada, termasuk di dalamnya adalah Kota Semarang yang sedianya akan melangsungkan hajatan pada bulan Juni.

SETIAP kali ada rencana kenaikan harga BBM, dapat dipastikan masyarakat menjadi resah. Mengapa? Karena kenaikan harga BBM sejak dulu selalu diikuti oleh kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), tarif angkutan, dan melonjaknya harga sejumlah barang dan jasa. Begitu pula yang terjadi saat ini, rencana naiknya harga BBM kembali meresahkan masyarakat luas. Apalagi kali ini naiknya tidak tanggung-tanggung, yakni 40%.

DI penghujung tahun 2004, pemerintahan SBY menaikkan harga BBM, terutama jenis Elpiji, Pertamax, dan Pertamax plus. Alasannya, tidak seimbangnya harga minyak internasional dengan harga di dalam negeri, sehingga perlu pencabutan subsidi untuk rnengimbangi defisit APBN. Pemerintah berdalih bahwa subsidi tersebut akan dialirkan untuk subsidi kesehatan dan pendidikan.

Saya pelanggan Flexy trendy 024 70123661 yang mengisi ulang via elektronik sebesar Rp 50 ribu. Karena pulsa belum masuk ke HP, saya telepon 147 dan operator mengatakan telah masuk sebesar Rp 65.054 plus bonus Rp 15.000 (sisa pulsa sebelumnya Rp 54)

  Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA