| Kamis, 13 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Operasi Belum Sembuh, Sony Absen di All EnglandJAKARTA - Pebulutangkis Sony Dwi Kuncoro diperkirakan masih belum dapat mengikuti latihan hingga awal Februari menyusul operasi pada kedua kakinya yang dilakukan setelah mengikuti kejuaraan Indonesia Terbuka, Desember lalu. "Hingga memasuki pekan keempat ini perkembangannya baik, tetapi ia belum bisa latihan. Mungkin sampai awal Februari juga belum tentu bisa latihan," ujar pelatih Sony, Joko Supriyanto, yang ditemui seusai mengikuti rapat program Indonesia Bangkit di KONI Pusat, Jakarta, Rabu. Menurut Joko, peraih medali perunggu Olimpiade Athena yang menjalani operasi pada kedua telapak kakinya yang luka akibat kapalan (mata ikan di kaki) beberapa hari setelah kejuaraan Indonesia Terbuka itu harus menunggu hingga luka bekas operasinya mengering sebelum kembali berlatih. "Yang dioperasi kaki kanan dan kiri. Yang kiri tiga jahitan, kanan lima jahitan," jelas Joko mengenai operasi yang dijalani Sony di RS Mitra Kemayoran, Jakarta. Meski sejak operasi Sony tidak berlatih bermain bulutangkis, Joko mengatakan pemain asuhannya tersebut telah melakukan aktivitas ringan seperti joging dan bersepeda. Akibat operasi tersebut, Sony juga dipastikan akan absen pada dua turnamen besar yang mengawali tahun 2005 yakni Korea Terbuka dan All England. Turnamen berbintang enam Korea Terbuka akan digelar 25-30 Januari, sementara All England pada 8-13 Maret. "Untuk All England ia dipastikan masih belum bisa main meski saya tetap memprogramkan dia ke kejuaraan tersebut, siapa tahu ia pulih yang lebih cepat," jelasnya. Ia mengatakan, Sony kemungkinan baru akan mengikuti turnamen Jepang Terbuka yang digelar 5-10 April dan memperkuat tim Piala Sudirman yag akan berlaga di Beijing China, 10-15 Mei. Delapan Besar Sementara itu mengenai satu-satunya pemain tunggal putra yang akan berlaga di Korea Terbuka, Simon Santoso, Joko mengatakan pemain asuhannya tersebut diharapkan bisa mencapai delapan besar di kejuaraan tersebut. "Persiapannya bagus, bahkan sejak kalah di Indonesia Terbuka ia sudah mulai mempersiapkan diri," kata Joko. Namun Joko menyebutkan Simon masih mempunyai masalah untuk keluar dari tekanan saat bertanding sehingga teknik yang didapatnya saat berlatih tidak keluar dalam pertandingan. Joko berharap Simon yang pertama kali memperkuat tim Piala Thomas Indonesia tahun lalu, dapat lebih siap menghadapi putaran final Piala Thomas 2006 di Jepang. Rencananya PBSI akan mengirimkan 11 pemain untuk mengikuti Korea Terbuka. Selain Simon, terdapat tiga pasang ganda putra yakni juara bertahan Luluk Hadiyanto/Alvent Yulianto, Candra Wijaya/Sigit Budiarto dan Markis Kido/Hendra Setiawan; serta dua ganda campuran, Nova Widianto/Lilyana Natsir dan Anggun Nugroho/Yunita Tetty. (ant-57) |