| Kamis, 13 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Baru Separuh Daerah yang Mendaftar Kejurnas BulutangkisJAKARTA - Beberapa jam menjelang ditutupnya pendaftaran peserta Kejuaraan Nasional (Kejurnas) bulutangkis yang akan digelar di Yogyakarta 25-29 Januari, baru 16 dari total 30 Pengurus Daerah (Pengda) yang resmi mendaftarkan diri. "Daerah lain masih ditunggu, terutama Sumatera Utara yang biasanya tidak pernah absen," ujar Ketua Panitia Bidang Pertandingan Sudayat Djayalaksana saat dihubungi di Jakarta, Rabu. Ke-16 Pengda yang sudah resmi mendaftarkan diri adalah Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Banten, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali dan Papua. Pendaftaran peserta kejurnas yang sedianya digelar akhir 2004 tersebut ditutup hari Rabu (12/1) pukul 18.00 WIB. "Jawa Timur sudah menyatakan akan mendaftar siang ini (Rabu kemarin), sementara Maluku juga sudah menghubungi melalui telepon menyatakan ingin ikut tetapi tidak ada pemainnya sehingga kemungkinan hanya mengikuti nomor perorangan saja," kata Sudayat. Sedangkan Kalimantan Timur yang juga sudah menyatakan akan mendaftar, kata Sudayat, masih menunggu bantuan dana dari KONI yang belum cair. "Kalimantan Tengah masih belum jelas karena terkena musibah banjir," tambahnya. Sudayat memperkirakan, batas waktu pendaftaran yang dimajukan dari tanggal 14 Januari menjadi 12 Januari menjadi penyebab banyak Pengda yang belum siap mendaftar. "Seharusnya tidak perlu dimajukan karena waktunya menjadi mepet," kata Sudayat. Ia sendiri tidak tahu persis alasan dimajukannya batas waktu pendartaran. "Mungkin supaya persiapannya lebih panjang," ujarnya. Sementara itu, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi dan Pelatnas PB PBSI Icuk Sugiarto berharap agar setiap pemain pelatnas yang sedang tidak ambil bagian pada kejuaraan Korea Terbuka dapat mengikuti kejurnas. "Untuk pemain yang tidak ke Korea harus ikut kejurnas," kata Icuk. (ant-57) |