logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 13 Januari 2005 OLAHRAGA
Line

"Jahitan Luka Chrisjon Belum Sempurna"

  • Rekomendasi dr Tommy kepada KTI

JAKARTA - Luka pada pelipis kanan Chrisjon rawan robek jika terkena pukulan saat bermitra tanding. Luka tersebut memerlukan masa penyembuhan sekitar tiga atau empat bulan lagi. Inilah kesimpulan medis dari dokter Komisi Tinju Indonesia (KTI) Tommy Halawuet setelah kemarin siang memeriksa luka Chrisjon di RS Cikini Jakarta.

"Saya minta Chrisjon jangan terburu-buru untuk bertanding lawan Derrick Gainer. Dia minimal harus istirahat sekitar tiga sampai empat bulan. Jahitan lukanya belum sempurna membentuk daging sesungguhnya," tutur dokter Tommy Halawuet kepada Suara Merdeka kemarin di Jakarta.

Menurut dia, saat yang paling penting bagi Chrisjon adalah tetap menjaga kebugaran tubuhnya dengan berlatih intensif. Latihan tersebut bisa berupa latihan taktik, teknik dan fisik.

"Kalau latihan mitra tanding lebih bagus hindari dulu. Lukanya rawan pecah lagi kalau kena pukulan lawan. Lukanya masih keras dan belum kenyal. Ini membahayakan jika dia terkena pukulan di bagian muka. Chrisjon harus menyadari betul hal ini," tegas dokter Tommy.

Dia menandaskan, KTI akan segera mengirimkan surat kepada WBA untuk menerangkan kondisi Chrisjon sebenarnya. Surat ini merupakan rekomendasi medis. Intinya Chrisjon diminta untuk meminta penundaan pertarungan wajib lawan Gainner minimal dalam tiga atau empat bulan kedepan.

"Rekomendasi medis ini tidak ada unsur rekayasa. Saya mempertaruhkan profesi kedokteran. Rekomendasi ini berlaku di seluruh dunia. Setiap petinju bisa melakukan hal sama dengan Chrisjon dalam minta pengunduran jadwal tarung. Syaratnya kalau ada cedera dan ada rekomendasi resmi dari dokter komisi tinju tiap negara," ungkap dokter Tommy.

Luka pada pelipis kanan Chrisjon, tuturnya, belum membentuk jaringan urat dan daging yang sempurna. Kondisi luka seperti ini masih wajar. Apalagi waktu penyembuhan belum sampai memasuki tahap tiga atau empat bulan.

"Sudah terlihat kering dari luar. Sayangnya masih keras. Ini artinya secara medis jangan sampai terpukul atau kena pukulan benda keras. Saya memang optimistis dalam tiga atau empat bulan ke depan bisa sembuh total," tandas Tommy.

Dokter Tommy juga merasa optimistis kalau WBA akan mengabulkan permohonan dari Chrisjon. "WBA memang harus memberikan izin untuk Chrisjon agar menunda pertarungan lawan Gainer. Kan ini bukan kasus kali pertama petinju minta mundur jadwal karena cedera. Saya mendukung langkah Chrisjon. Rekomendasi medis ini kuat," papar Tommy. (D3-57)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA