logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 13 Januari 2005 NASIONAL
Line

SOSOK

Pulang Kandang


Yahman SH SM/dok

KEMBALI berdinas di Semarang, bagi Yahman SH (53) bagaikan pulang kandang. Dia menempati pos sebagai Kepala Kantor Pertanahan Kota Semarang yang baru menggantikan Sumardjito SH MKn. Pelantikan sudah dilakukan belum lama ini.

''Ditempatkan di mana pun saya harus siap,'' kata Yahman yang memulai karier sebagai petugas ukur di Semarang pada 1971.

Mengenai target yang harus dicapai di kantor barunya, alumnus Fakultas Hukum Untag Semarang ini ingin menyukseskan program 100 hari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Salah satu gebrakannya adalah perbaikan pelayanan di bidang pertanahan.

''Dengan didasari komitmen yang kuat dan dedikasi tinggi, kami harus meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya permohonan sertifikat,'' tandas mantan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Pati ini.

Dia mengakui, dengan jumlah pegawai terbatas, hanya 125 personel, pihaknya mesti bekerja ekstracepat dan efisien. Secara internal tak ada masalah. Justru faktor eksternal yang banyak menghambat.

Kenapa? Sebab, kata suami Indrasih dan ayah tiga putra ini, sekarang tak terhitung orang pintar yang suka ngapusi (menipu) dalam soal pertanahan.

Dalam menyukseskan program 100 hari, dia juga menginstruksikan bawahannya agar tak menerima transaksi di loket. Jika itu dilakukan, pemilik postur gempal ini tak akan segan-segan menjatuhkan sanksi berat.

''Kalau masih ada yang nekat melakukan transaksi di loket, risiko tanggung sendiri!'' ujarnya. (A7-58e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA