logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 13 Januari 2005 KEDU & DIY
Line

Emanuel Profesor Pertama UKDW

YOGYAKARTA - Teologi Kristen biasanya mendua di dalam menghadapi realita, terutama realitas yang problematik yang menderitakan. Di satu pihak dengan mengandalkan Kitab Suci Perjanjian Baru, dunia dilihat sebagai kancah pergumulan di antara kuasa Yesus Kristus yang diyakini sebagai Juru Selamat Dunia yang sedang menyelamatkan dunia dari cengkeraman iblis dan kuasa-kuasa kegelapan.

Dalam rangka itu, Yesus Kristus membangun dunia alternatif yang disebut sebagai 'kerajaan/pemerintahan Allah'. Pada akhirnya, Yesus Kristus adalah pemenang, dan kemenangan-Nya dilaksanakan dengan jalan cinta kasih yang konsekuen sehingga rela mengorbankan diri di kayu salib di Golgota untuk keselamatan dunia.

Namun menurut Prof Dr Emanuel Gerrit Singgih PhD, gambaran yang diperoleh dari pemahaman mengenai Yang Illahi itu adalah semacam dualisme atau minimal, sebuah dualitas.

Emanuel mengatakan itu kepada wartawan di Universitas Kristen Duta Wacana, Rabu (12/1), berkaitan dengan rencana penyampaian pidato ilmiahnya di kampus perguruan tinggi swasta tersebut pada 19 Januari mendatang. ''Seputar itulah pidato ilmiah yang akan kami sampaikan nanti,'' katanya menjelaskan.

Emanuel Gerrit Singgih merupakan profesor pertama di UKDW. Sebelumnya, ia Dekan Fakultas Teologia UKDW dan sekarang menjadi Guru Besar UKDW. (sgt-76n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA