logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 09 Januari 2005 OLAHRAGA
Line

Prospek "Menjual" Chrisjon ke AS

CHRISJON, juara dunia tinju kelas bulu (57,1 kg) vesi World Boxing Association, harus siap bertarung mempertahankan gelar duel wajib menghadapi Derrick Gainer dari Amerika Serikat awal Maret mendatang. Yang menjadi pertanyaan kini, apakah lawannya itu benar-benar mau ke Indonesia, setelah Desember lalu ia menolak datang dengan alasan duel berlangsung di tempat terbuka.

Dia sempat dijadwalkan menjadi lawan Chrisjon di Tenggarong, Kaltim, Desember lalu dengan honor 75.000 dolar AS. Namun menjelang hari H mendadak dia membatalkan duel, sebab tak mau bertanding di lapangan terbuka, kecuali promotor menambah honor 25.000 dolar AS. Akhirnya posisinya digantikan oleh Jose Cheo Rojaz dari Venezuela.

Bayaran petinju yang besar memang merupakan persoalan tidak ringan dalam menggelar perebutan gelar di Indonesia. Selain lawan, bayaran untuk Chrisjon sendiri tentu tidak mudah. Tentu dia meminta kenaikan harga, seiring dengan keberhasilan mempertahankan gelar.

Kala atlet berusia 25 tahun ini pertama kalinya mempertahankan gelar di Tokyo, Jepang Juni 2004, dia dibayar 100.000 dolar AS. Kemudian pada upaya mempertahankan gelar yang kedua melawan Jose Cheo Rojaz, atlet bertinggi 172 cm itu mendapatkan honor 125.000 dolar AS.

Promosi

Pada partai Chrisjon versus Jose Rojaz, promotor harus pontang-panting menggalang dana. Kini, dana yang dibutuhkan logikanya bahkan lebih banyak lagi.

Jika promotor Indonesia sulit menggalang dana, maka sudah saatnya pertandingan Chrisjon dijual ke Amerika Serikat. Dengan kapasitas sebagai juara dunia kelas bulu WBA, berusia muda (25 tahun) serta rekor tak terkalahkan dalam 34 kali bentrok (19 menang KO dan sekali seri), Chrisjon bakal laku dijual. Dengan tarif 200.000 dolar AS, diperkirakan akan ada promotor AS yang berminat.

Duel di Amerika Serikat juga akan membuka mata mania tinju dunia kepada petinju yang juga menekuni wushu itu, sekaligus promosi besar-besaran bagi dirinya. Apalagi jka ia bisa tampil di partai tambahan petinju top sekaliber Bernard Hopkins, Marco Antonio Barrera dan lain-lain. Syukur-syukur bisa bertanding di arena bergengsi dunia seperti di Las Vegas atau Madison Square Garden, New York.

Duel di AS bagi mantan juara PABA ini jelas banyak keuntungannya. Selain mendapatkan honor besar, juga merupakan promosi besar-besaran bagi dirinya, jika target selanjutnya adalah melakukan pertarungan besar melawan petinju top sekaliber Erik Morales, Marco Antonio Barrera maupun Manny Pacquiao yang memiliki tarif 1 juta dolar AS.

Untuk itu, anak kedua dari empat bersaudara dari pasangan Johan Cahyadi dan Warsini ini musti melakukan latihan lebih keras dari persiapan yang sebelumnya. lni penting agar ia bisa tampil lebih maksimal, dibanding kala melawan Jose Rojaz yang berakhir technical draw pada ronde ke-4 tersebut.

Rencana resepsi pernikahan Chrisjon-Anna Maria Megawati di Hotel Horizon Semarang 27 Februari yang menimbulkan konflik dengan Sutan Rambing semoga tak banyak menguras tenaga, melainkan menambah power baginya menghadapi Derrick Gainer. (Paulus Noor Mulia-22)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA