| Minggu, 09 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Siapa Bisa Membendung Rossi?SIAPA bisa membendung Valentino Rossi? Pertanyaan ini mengemuka setelah pembalap Italia itu memenangi gelar juara MotoGP pada 2001, 2002, 2003, dan 2004. Tahun ini pun "The Doctor" akan berjaya lagi. Prediksi saya ini berdasarkan skill, mental juara, dan bakat Rossi yang memang luar biasa. Hanya faktor nonteknis yang bisa menghambat laju bekas juara dunia kelas 125 cc, 250 cc dan 500 cc ini. Ketika membalap dengan Honda, dia begitu perkasa. Tahun lalu, dengan mengendarai Yamaha, Rossi telah membuktikan diri sebagai juara sejati. Dengan motor kelas dua pun Rossi tak tertandingi. Pada musim balapan 2005, Yamaha milik Rossi jelas akan mengalami perbaikan di sana-sini. Setting yang pas, karena didukung tim mekanik hebat, akan membuat peluang "The Doctor" semakin terbuka. Pada musim ini para pembalap akan lebih sibuk, karena tersedia 17 grand prix (GP). Perburuan gelar dimulai pada GP Spanyol pada 10 April yang dilanjutkan di GP Rio (17 April), GP China (1 Mei), GP Prancis (15 Mei), GP Italia (5 Juni), GP Catalunya (12 Juni), GP Belanda (12 Juni), GP AS (10 Juli), GP Inggris (24 Juli), GP Jerman (31 Juli), GP Republik Ceko (28 Agustus), GP Jepang (18 September), GP Malaysia (25 September), GP Qatar (1 Oktober), GP Australia (16 Oktober), GP Portugal (30 Oktober) dan GP Valencia (6 November). Tak Banyak Berubah Peta kekuatan di kelas MotoGP tak akan banyak berubah. Artinya, rival-rival Rossi paling-paling masih Sete Gibernau dan Max Biaggi. Pembalap lain hanya meramaikan lantaran peluang menjadi juara sangat berat. Di kelas bawah, 125 cc dan 250 cc, juga tak beda jauh dari musim 2004. Pemegang juara kelas 125 cc, Andrea Dovizioso dan Daniel Pedrosa, kampiun 250 cc, akan tetap berkibar. Dovizioso dan Pedrosa merupakan pembalap masa depan calon pengganti Rossi. Keduanya berbakat dan punya mental juara. (Kiminglondo, pemerhati balap motor-59) |