| Rabu, 05 Januari 2005 | PANTURA |
PMI Siapkan 12 RelawanKAJEN - Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Pekalongan telah menyiapkan 12 relawan yang siap berangkat ke Aceh untuk membantu korban bencana tsunami. Namun pemberangkatannya sampai saat ini masih menunggu koordinasi dengan PMI Jateng. Ketua Umum PMI Cabang Kabupaten Pekalongan Ir Hj Arini Antono mengatakan, meski secara kemampuan para relawan tersebut sudah cukup terlatih, tidak bisa begitu saja diberangkatkan ke Aceh. Sebab, sampai saat ini mereka masih menunggu koordinasi dengan PMI Jateng ataupun PMI Pusat. Koordinasi itu diperlukan karena banyak relawan yang telah dikirim ke Aceh ternyata malah membebani. Tenaga yang diberangkatkan, lanjut Arini, memang seharusnya tenaga yang terlatih baik fisik maupun mental. Sebab, tingkat kerusakan dan jumlah korban akibat tsunami itu sangat luar biasa. Mereka yang tidak terlatih bukannya dapat membantu, melainkan justru bisa merepotkan. Koordinasi tersebut, kata dia, selalu dilakukan PMI, termasuk dalam penyaluran berbagai bantuan yang telah dihimpun selama ini. Yakni, dalam rangka pertanggungjawaban kepada publik. Sebab, masyarakat yang telah menggalang dana berharap apa yang dilakukannya benar-benar bermanfaat bagi warga Aceh. Hal itu, jelas dia, membuat elemen masyarakat yang diserahi amanat untuk menyalurkan bantuan tersebut harus bekerja keras untuk mengusahakan agar bantuan itu sampai kepada orang yang membutuhkan. Dengan demikian, PMI sebagai salah satu lembaga yang banyak dititipi masyarakat untuk menyalurkan bantuan harus benar-benar berhati-hati. PMI Kabupaten Pekalongan, kata Arini, lebih memilih untuk menyalurkan bantuan lewat PMI Jateng dan tidak langsung ditransfer. Dengan begitu, PMI akan menerima tanda terima yang ditulis lengkap, termasuk mereka yang menyumbang. Para relawan PMI juga harus menyortir dan menyeleksi bantuan pakaian pantas pakai yang banyak dikirimkan masyarakat sehingga benar-benar pantas digunakan masyarakat Aceh. Sejumlah bantuan yang selama ini sudah dikirimkan belum semuanya bisa tersalur karena jalur transportasi dan telekomunikasi di sana belum pulih semuanya. (G16-74n) |