| Rabu, 05 Januari 2005 | PANTURA |
Pencuri Sepeda Tewas di SungaiPEMALANG - Slamet (48), warga Dukuh Gedangan, Desa Purwoharjo, Comal ditemukan menjadi mayat di Sungai Comal Desa Blimbing Kecamatan Ampelgading Kabupaten Pemalang Senin petang lalu. Diduga korban terjun ke dalam sungai karena dikejar massa ketika mencuri sebuah sepeda di Bodeh. Mayat Slamet yang mengapung di sungai diketahui oleh Risman (35), petugas polisi Desa Blimbing. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Ampelgading. Saat itu identitas korban tidak diketahui karena tidak membawa KTP atau surat-surat lain. Namun, kebetulan saudara korban Moch Ridlo (27) mengetahui hal itu, sehingga korban bisa langsung diidentifikasi. Menurut Ridlo, dirinya sudah dua hari mencari korban karena tidak pulang. Dia mendengar bahwa di Bodeh ada seorang pencuri yang dikejar-kejar penduduk kemudian terjun ke sungai dan tidak muncul lagi. Karena Slamet pernah melakukan hal yang sama, Ridlo khawatir jangan-jangan yang tenggelam adalah Slamet. Ternyata betul, Slamet ditemukan sudah menjadi mayat. Kapolres AKBP Drs Moechgiyarto lewat Kapolsek Ampelgading AKP I Wayan Kusuma Jaya menjelaskan, setelah menerima laporan adanya penemuan mayat pihaknya langsung menuju ke tempat kejadian. Korban kemudian diangkat dan dibawa ke Puskesmas Pembantu Desa Blimbing untuk divisum. Setelah divisum jenazah Slamet langsung diserahkan kepada keluarganya. Bertato Ketika ditemukan tidak ada tanda-tanda pemukulan. Namun, dari lubang hidung mayat keluar darah. Lengan kiri korban bertato dengan gambar seekor naga. Dari tato itu banyak penduduk yang mengenali korban adalah Slamet. Diperkirakan korban sudah tenggelam dua hari. Dia nekat terjun ke sungai karena dikejar-kejar massa. "Namun, kami hanya menangani kasus penemuan mayatnya. Persoalan korban dikejar-kejar massa karena diduga mencuri sepeda ditangani oleh Polsek Bodeh," katanya kemarin. Berdasarkan informasi dari masyarakat, Slamet dikenal sebagai pencuri sepeda. Bahkan, kejadian dikejar-kejar massa tidak hanya terjadi sekali itu. Sebelumnya di daerah lain dia juga pernah mengalami hal yang sama. Namun, kejadian yang terakhir itu membuat lelaki itu bernasib nahas. (sf-14e) |