| Rabu, 05 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Chile Selection Takut ''Dikasari'' AremaMALANG-Tim kebanggaan arek-arek Malang, Arema, gagal melakukan uji coba dengan Chile Selection. Pertandingan persahabatan itu menurut rencana digelar Minggu (9/1) mendatang. Namun, pertandingan ini urung dilangsungkan, karena manajemen tim asal Cile itu khawatir para pemainnya "dikasari" oleh tim lawan. "Beberapa hari lalu manajemen tim Chile Selection menyatakan kesediaannya. Tetapi setelah melakukan uji coba dengan dua tim di Jatim, mereka merasa diperlakukan kasar yang mengakibatkan dua pemain pilarnya cedera. Uji coba dengan Arema lalu dibatalkan, karena takut akan dikasari lagi," kata Humas M Taufan, Selasa kemarin. Pihaknya sudah memberikan penjelasan secara detail bahwa iklim timnya tidak seperti dua kesebelasan yang sudah melakukan uji coba dengan Chile Selection. Namun manajemen tim tamu tetap bersikeras membatalkan latih tanding itu. Sebagai gantinya, Sabtu mendatang (8/1) bekas juara Kompetisi Galatama itu akan melakukan uji coba dengan tim dari Wamena, Papua. Pertandingan itu tidak digelar di Stadion Gajayana, tetapi di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, mengingat pada tanggal itu Stadion Gajayana dinyatakan steril. Stadion itu akan dijadikan tempat pembukaan Piala Gubernur Jatim III. Evaluasi Sebelumnya, Arema akan menjajal Persiku Kudus yang menggantikan Persid Jember. Sebelumnya Persid telah menyatakan kesediaannya melakukan latih tanding dengan Arema, Jumat lusa (7/1). Sekalipun dalam latih tanding tersebut bukan kemenangan yang dicari, melainkan evaluasi total terhadap perkembangan setelah menjalani latihan dan libur panjang, namun Persid tetap keberatan. Alasannya, mereka satu grup dengan Persema Malang dalam Piala Gubernur III, sehingga takut jika kekuatannya diintai . "Sebenarnya kami tidak berpikir menang kalah, tetapi sebagai uji coba untuk mencari kelemahan dan kekuatan tim serta performa yang paling ideal sebelum menghadapi kompetisi Divisi Utama tahun ini," ujarnya. Berbeda dengan Arema yang sudah melakukan penandatanganan kontrak pemain, baik asing maupun lokal, Persema Malang sampai saat ini baru memastikan menggunakan Danurwindo sebagai pelatih kepala. Mengenai siapa-siapa pemain yang bakal memperkuat skuad Bledek Biru pada kompetisi 2005, sampai sekarang belum jelas. Sementara tim Arema Malang yang ditukangi oleh Benny Dollo masih diperkuat oleh muka-muka lama. Baru ada beberapa pemain baru yang resmi dikontrak selama satu musim kompetisi, di antaranya kiper Denny Mashel dari Persiba Balikpapan dan mantan pemain Timnas Alexander Pulalo. Selain di Malang, babak penyisihan Piala Gubernur juga berlangsung di Stadion Canda Birawa, Pare, Kabupaten Kediri. Pendapatan dari penjualan tiket bakal disisihkan untuk membantu para korban bencana alam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). "Minimal 20 persen dari hasil penjualan tiket itu nantinya kami sumbangkan untuk korban bencana alam di Aceh," kata Subrowi, juru bicara panitia pelaksana penyisihan Piala Gubernur di Kediri. Persedikab Kabupaten Kediri tergabung dalam satu grup dengan Persebaya Surabaya, Persid Jember, Persida Sidoarjo dan Persema Malang.(ant-22) |