| Rabu, 05 Januari 2005 | SEMARANG |
Komitmen Jateng 2005Pertanyaan:Bapak Gubernur, terlebih dahulu saya sampaikan selamat Tahun Baru 2005, semoga perjalanan pembangunan Jawa Tengah tahun ini lebih baik dibandingkan dengan tahun lalu. Karena itu, mohon Bapak menjelaskan strategi yang akan diterapkan pada tahun 2005, terutama yang berkaitan dengan kesejahteraan dan perekonomian. Matur nuwun. Suwatno SPd Jawaban: Saudara Watno, terima kasih atas atensi Anda terhadap Provinsi Jawa Tengah. Selamat Tahun Baru 2005, mudah-mudahan tahun ini kita masih dapat melaksanakan pembangunan di segala bidang yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Jawa Tengah. Selanjutnya, karena masih dalam suasana berkabung nasional, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, sekali lagi saya turut berduka cita yang mendalam atas terjadinya musibah nasional gempa bumi dan gelombang tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Provinsi Sumatera Utara. Saya memohon ke hadirat Allah SWT agar masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara diberikan kekuatan iman, ketabahan, dan tawakal. Sebagai bentuk solidaritas dan kesetiakawanan, mari kita bantu saudara kita yang sedang mengalami musibah, dan kepada jajaran Pemerintah Provinsi, kabupaten, dan kota, saya minta memfasilitasinya sebagai bentuk rasa keprihatinan dan kesetiakawanan nasional. Secara resmi, atas nama masyarakat Jateng, juga telah dikirimkan bantuan kepada para gubernur yang mengalami musibah di daerahnya, mulai dari Gubernur NTT untuk kejadian bencana alam di Alor kita kirimkan bantuan Rp 200 juta, Gubernur Papua atas musibah di Nabire Rp 300 juta, Gubernur Sumatera Utara Rp 200 juta, dan Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam Rp 300 juta. Musibah tersebut hendaknya dapat kita jadikan pelajaran yang berharga bagi kita semua dalam menatap hari esok yang lebih baik. Apalagi dalam tahun 2005 Jawa Tengah masih tetap dihadapkan pada tantangan dan permasalahan yang makin berat, baik yang terkait dengan peningkatan perekonomian daerah, kesejahteraan masyarakat, maupun pemantapan kemandirian wilayah. Dalam tahun 2005, kita semua harus mencurahkan tenaga, pikiran, dan pengabdian yang lebih baik serta mampu meningkatkan kualitas kerja. Di sisi lain dapat meningkatkan komitmen yang tinggi kepada masyarakat untuk melaksanakan APBD 2005 seefektif dan seefisien mungkin. Itu dapat terwujud dengan tetap (1) memprioritaskan penyelesaian masalah ketenagakerjaan dan kemiskinan; (2) meningkatkan kemandirian bidang pertanian dalam arti luas yang meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dengan mengedepankan keberpihakan kepada petani, peternak, nelayan, dan produsen. Selain itu, (3) meningkatkan kesejahteraan rakyat di bidang kesehatan dan pendidikan serta perumahan rakyat dengan bertumpu pada potensi yang ada di lingkungan swasta dan masyarakat, (4) membangun infrastruktur dengan mengutamakan dan menempatkan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi atau kelompok, (5) sepenuh hati melaksanakan ketentuan yang terkait dengan mekanisme dan penggunaan anggaran sesuai ketentuan yang berlaku, dan (6) meningkatkan keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Di samping itu, untuk mempercepat dan memperlancar pencapaian arah serta kebijakan APBD 2005, beberapa program yang diprioritaskan antara lain relokasi Kali Silandak, Bandara Ahmad Yani, penyelamatan Laguna Segara Anakan, River Improve Segara Anakan, promosi produk unggulan Jateng ke kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika. (89) MEMENUHI permintaan pembaca Suara Merdeka, Gubernur Mardiyanto membuka dialog dengan warga Jateng lewat rubrik ''Sambung Rasa''. Topiknya bebas, sepanjang menyangkut kepentingan umum termasuk otonomi daerah. Pertanyaan tertulis bisa dikirim ke Kantor Setda Jateng (Gubernuran) Jl Pahlawan Semarang dan di kiri atas amplop ditulis: ''Sambung Rasa dengan Gubernur Mardiyanto'' |