| Rabu, 05 Januari 2005 | KEDU & DIY |
lereng merapiPembinaan Anak NakalBOROBUDUR-Kepala Panti Sosial Marsudi Putra Antasena Magelang Drs Suhadi MSi menyatakan, kantor yang dia pimpin membina anak-anak yang mempunyai permasalahan kenakalan. Selain itu, juga membina anak putus sekolah. Keterangan itu menyusul pelepasan 90 kelayan (murid) yang dilakukan belum lama ini (SM, 28/12). Menurutnya bukan hanya anak putus sekolah yang dibina di tempat itu. Disebutkan pula dalam tahun pelajaran 2004 semula tercatat ada 132 kelayan tapi daya tampungnya hanya 90 orang. (yon-92e) Bantuan untuk AcehMAGELANG-Mahasiswa Universitas Tidar Magelang berhasil mengumpulkan dana dari masyarakat untuk korban gempa dan tsunami di NAD dan Sumut Rp 13.355.000. Dana itu didapat dari pengendara mobil dan sepeda motor. ''Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi sehingga terkumpul dana sebanyak itu. Dana tersebut akan diserahkan kepada para korban bencana melalui Suara Merdeka,'' ujar Rektor Ir Bambang Surendro MT. (P60-92e) Latihan Kader BangsaYOGYAKARTA - Sejumlah tokoh dan para akademikus dari berbagai latar belakang di Gedung Persatuan Tamansiswa Yogyakarta, Selasa hingga Kamis (4-6/1), menggembleng para pemuda dari berbagai daerah di Indonesia dalam Penataran dan Pelatihan Kader Bangsa Persatuan Tamansiswa. Para tokoh dan akademikus yang tampil sebagai narasumber, antara lain Ki Soenarno Hadiwijoyo (Ketua I Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa), Prof Dr Djohar MS (Rektor Universitas Sarjana Wiyata), dan Prof Dr Damardjati Soepadjar (Ketua Pusat Studi Pancasila UGM). Kemudian, Drs Syafaruddin Alwi SU (Badan Wakaf UII), Dr Heru Nugroho (Fisipol UGM), Dr Darmanto Yatman SU (Undip Semarang), Prof Dr Mubyarto (Pusat Studi Ekonomi Pancasila UGM), dan Jenderal TNI (Purn) Tyasno Sudarto. (sgt-92e) |