| Rabu, 05 Januari 2005 | INTERNASIONAL |
FEATUREAnjing dan Kucing di AS Hidup Penuh KenikmatanNEW YORK - Tyson (2 tahun) melangkah keluar dari limousine putih pada pukul 10.30 waktu setempat. Ia tampak ingin sekali segera bergabung dengan rekan-rekannya di sebuah pusat penitipan dan perawatan eksklusif di Manhattan, New York. Tyson bukanlah bayi manusia. Ia salah satu dari 10 ekor anjing yang dijemput dengan limousine (sedan yang sopir dan kabin penumpangnya dipisah jendela kaca) oleh panti tersebut dari rumah tuannya. Alice Moss, wanita yang menjalankan bisnis penitipan dan perawatan anjing itu, belakangan ini mendapati bisnisnya mengalami kemajuan. Semula, 12 tahun lalu, dia hanya punya lima klien anjing. Kini jumlahnya sekitar 50 ekor. Warga Amerika tampaknya semakin memanjakan hewan piaraan mereka. Perawatan spa, penitipan sehari penuh, dan bahkan psikoterapi (dalam pengertian harfiah) dilakukan terhadap anjing-anjing mereka. Sejalan dengan itu, jasa pemanjaan hewan piaraan kelas atas dan sering kali berbiaya mahal pun berubah menjadi lahan bisnis yang sangat menguntungkan. Tentu saja, perkembangan itu tak luput dari perhatian perusahaan besar seperti Petco Animal Supplies dan Petsmart Inc. ''Orang benar-benar yakin, anjing merupakan bagian penting dalam kehidupan mereka. Jadi, ini bukan sekadar masalah anjing,'' kata Moss. ''Mereka merasa tak nyaman jika anjing-anjing kesayangan mereka ditinggal sendirian di rumah.'' Rp 320 Triliun Setahun Biasanya Moss mulai menjemput anjing-anjing kliennya dengan limousine bertuliskan ''Doggie Diva'' pada pukul 06.30 waktu setempat. Dia mengantarkan hewan-hewan itu kembali ke rumah klien pada sore hari. Menurut data American Pet Products Manufacturers Association, sekitar 62 persen rumah tangga Amerika memelihara hewan. Persentase tersebut meliputi 78 juta ekor kucing dan 65 juta anjing. Kelompok industri pembuat produk-produk keperluan hewan piaraan tersebut memperkirakan, para pemilik menghabiskan 34,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 320 triliun) untuk piaraan mereka pada 2004. Itu artinya, terjadi kenaikan hampir dua miliar dolar AS dari 2003 yang hanya 32,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 300 triliun), dan peningkatan berlipat ganda dibandingkan pengeluaran 1994 sebesar 17 miliar dolar AS. Diperkirakan, uang 2,2 miliar dolar AS bakal dikeluarkan untuk biaya jasa perawatan dan pengasuhan hewan piaraan pada tahun ini, atau naik hampir lima persen dari 2003. Warga Amerika kini memakaikan hewan-hewan piaraan mereka dengan busana merk-merk terkenal seperti Gucci, Coach, dan Louis Vuitton. Di swalayan Neiman Marcus, pemilik bisa membeli jas hujan anjing merk Burberry seharga 400 dolar AS (sekitar Rp 3,7 juta), ban leher anjing dengan cap dagang Kate Spate seharga 45 dolar, atau kain penggendong anjing Juicy Couture seharga 225 dolar AS. Perusahaan perawatan rambut Paul Mitchell Systems belum lama ini meluncurkan produk John Paul Pet, yang terdiri atas sampo, kondisioner, kuas pembersih, alat-alat perawatan kulit, dan mainan untuk hewan piaraan. Bisnis Tumbuh Pesat ''Semakin banyak orang memanjakan hewan-hewan piaraan mereka layaknya merawat anak sendiri. Itu menjadi bagian dari tren secara keseluruhan,'' kata David Lenhardt, wakil presiden direktur Petsmart. ''Intinya, mereka menyediakan segala kebutuhan hewan-hewan mereka. Dan layanan perawatan merupakan komponen terbesar dalam biaya tersebut. Itulah yang membuat lahan bisnis ini tumbuh pesat.'' Tahun lalu, Petsmart membuka Doggie Day Camp, pusat penitipan dan perawatan anjing pertama di Pasadena, Negara Bagian California. Fasilitas pengasuhan hewan tersebut buka tujuh hari sepekan. Biaya untuk penitipan dan perawatan selama sehari di fasilitas seluas 223 meter persegi itu adalah 22 dolar AS (sekitar Rp 200.000). Perusahaan tersebut juga punya 14 lokasi penitipan dan pemeliharaan yang dikelola dengan konsep ''hotel hewan piaraan''. Tarif menginap semalam 21 dolar AS, atau 31 dolar untuk kelas suite. Fasilitas di suite meliputi beludru kulit domba dan televisi yang menayangkan film-film bertema anjing, seperti ''Lady and the Tramp'' dan ''101 Dalmatians''. Walaupun belum ada hewan yang bisa mengatakan bagaimana perasaan mereka atas layanan seperti itu, para pemilik tetap memasukkan piaraan mereka ke fasilitas-fasilitas yang memanjakan tersebut. Bisnis jasa pemanjaan hewan Petsmart tumbuh lebih dari 25 persen pada 2002 dan 2003, dan diperkirakan akan berkembang sedikitnya 20 persen sampai 2006, kata Lenhardt. Petco dan Petsmart menawarkan layanan perawatan, kesehatan, dan kursus-kursus ketangkasan. Pelanggan Petco dapat membawa hewan-hewan mereka untuk pemotretan yang dilakukan fotografer profesional. (rtr-ben-30) |