| Rabu, 05 Januari 2005 | EKONOMI |
Pelabuhan Kendal Tahun Ini DiresmikanMasih Dibuka Kesempatan BerinvestasiSEMARANG- Pembangunan pelabuhan niaga, pelabuhan penumpang dan pelabuhan kayu di Kendal terus berlanjut. Dipastikan, tahun ini ketiganya sudah dapat dioperasikan untuk bongkar muat barang dan terminal lalu lintas penumpang. Bahkan, Pemkab Kendal telah menerima investor dari Semarang dan China untuk mengelola pelabuhan penumpang dan pelabuhan niaga. ''Pemkab masih membuka kesempatan investasi. Saat ini, hanya pelabuhan niaga yang masih belum mendapatkan investor,'' ungkap Bupati Kendal Hendy Budoro kepada Suara Merdeka saat Musda Alumni Menwa di Hotel Pandanaran, beberapa hari lalu. Dia mengharapkan pelabuhan niaga yang terletak berdekatan dengan terminal penumpang itu mampu menarik penanam modal dalam waktu dekat. Pasalnya, pembangunan ketiga pelabuhan tersebut saat ini sudah dalam proses selesai. Apalagi, pihaknya saat ini telah mengantongi semua izin. Hanya saja, proses perizinan pelabuhan kayu tampaknya harus membuat Pemkab bersabar. Sampai sekarang, pihaknya masih mengurus izin pendaratan kayu di Kendal. ''Tinggal menunggu izin pendaratan keluar, pelabuhan sudah bisa dioperasikan,'' tandasnya. Saat ini, Pemkab Kendal telah merealisasikan anggaran dana hingga Rp 500 miliar untuk pembangunan pelabuhan. Dari keterangan Dinas Perhubungan dan Telekomunikasi (Dishubtel) Jateng, Pemkab telah menyediakan lahan seluas 15 hektare khusus untuk pendirian pelabuhan penumpang. Sedangkan, sebagian anggaran mereka digunakan untuk membangun infrastruktur penunjang, seperti jalan raya dan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). (rei-82) |