| Rabu, 05 Januari 2005 | BANYUMAS |
Penjaga Sekolah Tewas di Ruang UKS
PURWOKERTO - Agus Suyoko alias Joko (38), kemarin (4/1) sekitar pukul 08.30, ditemukan tewas di ruang usaha kesehatan sekolah (UKS) SD Negeri 2 Karanglewas Lor, Kecamatan Purwokerto Barat. Penjaga sekolah itu ditemukan tertelungkup di lantai. Mayat warga RT 2 RW 3 Karanglewas Lor itu berbau karena sudah membusuk. Tak ayal, penemuan mayat itu pun menggegerkan warga masyarakat. Di kompleks itu ada dua SD, yakni SD Negeri 1 dan 2. Diperkirakan penjaga SD honorer itu meninggal dunia empat hari lalu. Sutono, rekan sekerjanya, menuturkan sejak Senin (3/1) mencurigai bau busuk di sekitar ruang UKS. Namun dia mengira bau busuk itu berasal dari bangkai hewan. Kemarin, bau busuk kian menyengat. Para guru dan siswa pun merasa terganggu. Sutono akhirnya mencari sumber bau. Ternyata bau busuk berasal dari ruang UKS. Namun ruang itu terkunci dari dalam. Penyebab Belum Jelas Dia melongok dari jendela kaca dan kaget melihat Joko terbujur kaku di lantai dikerubuti lalat. Peristiwa itu segera dilaporkan ke kelurahan dan Polsek Purwokerto. Aparat Polsek Purwokerto dipimpin Kapolsek Iptu Suparno EW membuka pintu ruang UKS. Mayat yang membusuk itu diperiksa luar oleh dokter puskesmas. ''Tak ada tanda penganiayaan. Ruang UKS utuh, tidak ada tanda telah diacak-acak,'' kata Suparno. Dia menyatakan mayat tidak diautopsi karena keluarganya tak mengizinkan. Setelah diperiksa luar, jenazah Joko dibawa pulang. Polisi memperoleh keterangan dari keluarganya bahwa Joko depresi sejak keponakannya meninggal karena kecelakaan. ''Penyebab kematiannya belum pasti. Apalagi dia juga mengidap sakit dalam. Tak tertutup kemungkinan dia menelan obat untuk mengurangi rasa sakit, tetapi dosisnya tak sesuai,'' kata Suparno. Joko kali terakhir terlihat Jumat (31/12) pagi. Namun, kata Sutono, sejak saat itu Joko tak terlihat lagi karena sekolah libur. Pihak keluarga mengira Joko berjaga di sekolah sehingga tak pulang. Mereka tidak curiga karena Joko sudah terbiasa jaga malam. (G23-86) |