logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 06 Januari 2005 MURIA
Line

Warga Minta Pintu Air

KUDUS - Meski telah terjangkau sistem irigasi teknis Waduk Kedungombo, warga di sejumlah desa di Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus, yakni Desa Undaan Tengah, Undaan Lor, Undaan Kidul, Sambung, Medini, dan Terangmas masih kesulitan air untuk keperluan pertanian serta mandi, cuci, dan minum hewan piaraan.

Lahan sawah beririgasi teknis yang masuk jaringan Waduk Kedungombo di Kecamatan Undaan ada 5.000 hektare lebih. Namun kenyataannya, menurut catatan harian ini, ada ratusan hektare areal yang kesulitan mendapat pasokan air meski telah tersedia air irigasi dalam kapasitas yang cukup.

Karena itu, diwakili Kades Undaan Tengah, Akrab, warga meminta pemerintah membangun pintu pengatur dan pembuang air di drainase JU 3.1 yang melintas di wilayah Undaan Tengah. ''Bila di drainase dipasang pintu permanen pengatur air, kami yakin kesulitan yang terjadi tiap kemarau teratasi,'' katanya.

Akrab didampingi sejumlah perangkat kemarin menemui Kepala Balai Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Serang, Lusi, dan Juana (BPSDA Seluna) Ir Agus Purwadi CES.

Menurutnya, dengan dibangunnya pintu pengatur air di saluran/drainase tersebut, beberapa manfaat bisa dipetik oleh masyarakat.

''Antara lain, menghindari perebutan air, membantu areal sawah yang sulit diari dari saluran irigasi yang sudah ada, dan menghemat air di drainase JU 3.1 (tak langsung habis),'' paparnya. (yit-15e)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA