| Kamis, 06 Januari 2005 | SEMARANG |
Dua Bulan Anggota KPU Tak GajianSEMARANG - Di tengah-tengah kesibukan mempersiapkan pemilihan Wali Kota Semarang, lima anggota KPU Kota Semarang selama dua bulan ke depan (Januari-Februari 2005), diperkirakan tidak menerima gaji bulanan. Kali terakhir mereka menerima pada awal Desember lalu. Ketua KPU Kota Semarang Rahmulyo Adiwibowo ketika dimintai konfirmasi membenarkan tentang hal itu. ''Bulan ini kami juga belum terima gaji. Anggaran tahun 2004 sudah ditutup, sekarang menunggu anggaran 2005, tapi saya tidak tahu apakah gaji dari APBN dilanjutkan,'' kata Rahmulyo didampingi anggota KPU Kota Henry Wahyono, kemarin. Saat ini selain mempersiapkan draf peraturan dan rangkaian kegiatan, sejumlah anggota KPU juga sibuk menjadi pembicara dalam seminar-seminar pemilihan wali kota (pilwalkot) yang digelar di sejumlah kampus di Semarang. ''Sekalian untuk sosialisasi pilwalkot,'' kata Rahmulyo. Meski sering diundang untuk menjadi pembicara, hal itu tak selalu menguntungkan. Ketua KPU mencontohkan, justru pihaknya sering ''ditodong'' ikut menyumbang penyelenggaraan seminar tersebut. Untuk diketahui, sejak diresmikan menjadi anggota KPU pada pertengahan 2003, mereka digaji dari APBN. Gaji Ketua KPU Kota Rp 5 juta/bulan, dan anggota Rp 4 juta/bulan. Semuanya dipotong pajak 15%. Sementara itu, KPU Kota Semarang sudah melakukan pengembalian sisa dana Pemilu 2004 ke kas negara. Henry Wahyono mengatakan, dana yang dikembalikan ke kas negara Rp 1,68 miliar. Jumlah dana yang sudah positif disetorkan ke kas negara adalah Rp 1,3 miliar ke APBN, Rp 66 juta ke APBD Provinsi Jateng, dan Rp 166 juta ke APBD Kota Semarang. Dana itu belum termasuk hasil lelang surat suara pemilu legislatif dan pemilu presiden. Hasil lelang surat suara diperkirakan memperoleh sekitar Rp 150 juta sehingga totalnya mencapai Rp 1,68 miliar. Lelang surat suara sudah dilakukan. Harga tertinggi yang disepakati Rp 1.200/kg. ''Sekarang sedang proses penimbangan surat suara. Kami perkirakan nilainya mencapai Rp 150 juta,'' jelasnya. (G17-84n) |