logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 06 Januari 2005 EKONOMI
Line

Harga Teh Indonesia Naik 6,68

JAKARTA-Harga teh Indonesia selama periode Januari-September 2004 naik 6,68% dibandingkan dengan tahun 2003, yakni dari 95,53 sen dolar AS/kg menjadi 101,92 sen dolar AS/kg.

"Harga teh di Indonesia yang membaik diharapkan menjadi momentum peningkatan harga teh Indonesia di pasar internasional sebagaimana pernah terjadi beberapa tahun lalu," kata Insyaf Malik, Ketua Umum Asosiasi Teh Indonesia (ATI) pada lelang teh perdana di Jakarta, kemarin.

Ia mengharapkan pula harga teh yang membaik akan membuat bergairah usaha perkebunan teh di Indonesia sehingga bisa menjadi komoditas yang dapat diandalkan.

Sehubungan dengan itu ia menyoroti kebijakan pemerintah. Di antaranya masalah perpajakan, khususnya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang harus dbayar terlebih dahulu dan kemudian pada saat ekspor dapat dimintakan restitusi pajak.

''Namun prosedur yang berbelit dan waktu yang lama akan membebani harga pokok sehingga daya saing makin kurang,'' tuturnya.

Perbaikan harga teh Indonesia, menurut dia, masih jauh dibandingkan dengan pusat lelang teh lainnya di dunia, contohnya di Colombo Tea Auction (Sri Langka) 164,47 sen dolar AS/kg dan Kenya 163,00 sen dolar AS/kg.

"Tetapi harga teh kita masih di atas Limbe (Malawi) yang mencapai 99,37 sen dolar AS/kg," jelasnya.

Harga ideal teh Indonesia di dunia, kata dia, berada di atas 1,3 dolar AS/kg atau berada di level harga yang sama sebagaimana tahun 1970 yang mencapai 2 dolar AS/kg.

Agar harga jual teh Indonesia makin baik, lanjut dia, ke depan kita harus memberi perhatian pada dua hal, yakni kualitas produksi dan pemasaran.

Kualitas teh yang diproduksi untuk bersaing dengan produsen negara lain, tegas dia, haruslah mempunyai karakteristik yang spesifik dan konsisten.

''Dengan demikian teh Indonesia bisa menjadi komponen utama (main blend) bagi para blender dan packers,'' ujarnya. (ant-53)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA