logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 06 Januari 2005 BANYUMAS
Line

Dana Abadi untuk Proyek Jalan

CILACAP- Proyek pembangunan jalan Rp 32 miliar semula akan dibiayai dengan sistem bangun-serah. Namun akhirnya dibiayai dengan dana abadi. Jadi Pemerintah Kabupaten Cilacap tak menanggung beban utang ke rekanan yang menggarap proyek.

Bahkan pemerintah tak terbebani membayar bunga yang ditentukan rekanan. Bila proyek itu dikerjakan dengan sistem bangun-serah, pemerintah harus membayar biaya proyek berikut bunga. Mengingat, pembayaran proyek itu ke rekanan diangsur tiga tahun.

Ketua Fraksi Partai Golkar H Soedarno SH, kemarin, menyatakan Panitia Anggaran DPRD meminta proyek itu dibiayai dengan dana abadi. Saat ini pemerintah memiliki dana abadi Rp 53 miliar. Dana itu disimpan di rekening kas daerah. Daripada tak digunakan, lebih baik dana itu untuk membiayai proyek tersebut.

''Jika proyek Rp 32 miliar itu dibiayai dengan dana abadi, pemerintah tidak menanggung beban utang berikut bunga. Jadi beban utang pemerintah tidak makin menumpuk,'' katanya.

Dia menyatakan saat ini pemerintah masih menanggung beban utang proyek hotmix dalam kota Rp 16 miliar. Pemerintah memang sudah mengangsur, tetapi belum lunas. Dia memperkirakan masih ada sisa utang sekitar Rp 9 miliar. (ag-86)

RUAS JALAN YANG HENDAK DIBANGUN

Mergo-Moncolimo-Dayeuhluhur 10,5 km

Kedungreja-Rejamulya-Manganti 13,2 km

Jeruklegi-Brebeg 2,2 km

Brebeg-Watukumpul 4,5 km

Watukumpul-Ujungmanik 5,1 km

Ujungmanik-Grugu 4 km

Grugu-Bojong 4,3 km

Kreweng-Lebeng 5,3 km

Lebeng-Kesugihan 5,2 km

Kroya-Nusawungu 11,2 km

Mujur-Bangsa 1,6 km

Pucung Kidul-Binangun 3,6 km

Binangun-Widarapayung 2,2 km

Karangtengah-Brani 3 km

Nusawungu-Kedungbenda 3,8 km

Kedungbenda-Jetis 9,6 km

Maos Kidul-Sikampuh 6 km

Sumber: Kepala DPU Soeprihono. (ag-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA