logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 06 Januari 2005 BANYUMAS
Line

Jalan Sulawesi Kerap Kebanjiran

  • Penyebabnya Pengurukan Lahan

CILACAP - Selama tiga bulan terakhir sekitar 60 rumah warga Jalan Sulawesi Cilacap, Kecamatan Cilacap, kerap kebanjiran. Bahkan dalam banjir kali terakhir kali, Selasa (4/1) malam, ketinggian air di dalam rumah 50 cm.

Ketua Komisi C DPRD Muslikhin menyatakan air kerap menggenangi rumah penduduk setelah lahan kosong di sebelah barat rumah penduduk diuruk oleh dua developer. Keduanya berencana membangun perumahan di wilayah itu. ''Dahulu air masuk ke rumah jika hujan lebih dari lima hari. Namun sekarang hujan deras dua jam saja air masuk ke rumah.''

Dia menyatakan dahulu air hujan ditampung lahan kosong itu. Namun kini air hujan tak dapat meresap lagi dan langsung mengalir ke lingkungan sekitar, terutama RT 1 sampai 4 RW 7 dan RT 2 sampai 4 RW 12.

Wakijo, warga Jalan Sulawesi, menuturkan pengurukan lahan kosong itu tak jadi masalah jika saluran air di sepanjang jalan baik. Saat ini saluran pembuangan diperlebar pihak desa, dengan harapan air yang tidak tertampung lahan kosong dapat mengalir keluar.

''Namun lebih baik jika dibuat saluran terusan sampai ke Kali Yasa. Jika saluran itu terbangun, air yang menggenang tidak hanya menyingkir dari Jalan Sulawesi, tetapi juga dari wilayah lain seperti Jalan Bali dan Jalan Radjiman,'' kata Wakijo.

PT Rumah Sejahtera, satu dari dua devoloper yang menguruk lahan, membantah banjir di Jalan Sulawesi akibat pengurukan. ''Tidak benar itu. Sebelum pengurukan, wilayah itu sudah sering kebanjiran,'' kata Winbin, direktur perusahaan itu. (G21-86)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA