| Rabu, 05 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Di Canio Ragukan Kesetiaan TottiMILAN - Pemain Lazio Paolo Di Canio meragukan kesetiaan Francesco Totti terhadap AS Roma. Menurut Di Canio, sikap Totti sangat mengecewakan para pendukung Giallorossi. Mungkin tak ada hubungan langsung antara Di Canio dan Totti. Namun jika melihat tindakan yang dilakukan kapten Roma itu, wajar jika Di Canio angkat bicara. Demi cintanya kepada Lazio, Di Canio rela menerima gaji yang jauh lebih rendah dibandingkan sewaktu membela Charlton Athletic. Sebaliknya, Totti malah mengancam akan pindah jika Roma tak bisa meraih gelar. "Maksud dari perkataannya yaitu dia akan pergi jika tak senang terhadap tim. Saya pikir itu akan mengecewakan pendukung Roma," ujar Di Canio seperti dikutip Sky, kemarin. "Sangat berbeda dari saya. Saya kehilangan uang karena pindah ke Lazio, tetapi saya mendapatkan kesenangan,'' tambahnya. Bekas pemain West Ham United ini mengaku tak pernah meminta apa pun dari klub. Sebab, bagi dia bermain untuk Lazio adalah hal terbaik. "Meski Lazio terdegradasi dan kami terpuruk, klub akan tetap menjadi hal yang paling indah di dunia bagi saya." Sementara itu, akhir-akhir ini Totti sering mengeluarkan pendapat mengejutkan. Ketika pelatih Fabio Capello pindah ke Juventus, dia mengungkapkan kekecewaannya dan membela pendukung Roma yang mencap eks coach AC Milan itu sebagai penghianat. Namun sebaliknya, pada saat striker Antonio Cassano ingin ikut pindah ke Juve, Totti malah mendukung. Derby della Capitale Komentar Di Canio tampaknya merupakan psy war menjelang derby della capitale, Lazio versus Roma, Kamis besok. Duel tim sekota ini akan menjadi giornata ke-17 terpanas dalam Seri A Liga Italia. Lazio memang sedang terpuruk, tapi mereka memiliki Di Canio yang punya semangat membara di lapangan. Pelatih baru Giuseppe Papadopulo dipastikan mengandalkan penyerang veteran berusia 36 tahun itu untuk membobol gawang Roma. ''Tim harus menjadi kelompok yang terdiri atas pemain-pemain seperti Di Canio,'' tutur Papadopulo . Papadopulo tak akan banyak melakukan perubahan. Di Canio dipasang sebagai striker tunggal yang dilapis Goran Pandev. Di kubu Roma, pelatih Luigi Del Neri dipastikan kehilangan striker Vincenzo Montella yang menjalani hukuman akumulasi kartu kuning. Del Neri berharap timnya kembali memperlihatkan penampilan cemerlang seperti sebelum liburan Natal dan tahun baru. (rtr,dtc,A7-59) |