logo SUARA MERDEKA
Line
Rabu, 05 Januari 2005 OLAHRAGA
Line

Kasus Bonus Tim Sepatu Roda Jateng

Ryan Hanya Kebagian Rp 5 Juta

SEMARANG- Ontran-ontran soal pembagian bonus tim sepatu roda Jateng yang berperstasi di PON XVI Palembang, kemarin "diakhiri" dengan dilakukannya pembagian ulang. Namun, Ryan Sebastian hanya kebagian Rp 5 juta dari Rp 15 juta yang pernah diterimanya. Sisa uang Rp 10 juta lainnya dibagi rata dengan Alan Candra, Rodra Ciptaning dan M Arif Rachman.

Padahal, Alan, Rodra dan Arif, sebelumnya sudah mendapat bagian Rp 15 juta. Jika ditambah sepertiga dari Rp 10 juta bonus yang semula diberikan kepada Ryan, jumlahnya mencapai sekitar Rp 18 juta.

KONI Jateng memberikan bonus Rp 60 juta berkat prestasi yang diperlihatkan para atlet tersebut di nomor rally 10.000 meter di PON XVI Palembang, September lalu. Alan Candra cs merebut medali emas dengan catatan 15;05,14 detik.

Pembagian bonus sudah dilakukan tanggal 13 Desember lalu, dihadiri empat atlet di depan Ketua Umum KONI Jateng demisioner, RM Aning Sunindyo di Kantor KONI. Hal tersebut dibenarkan oleh Ny Didik, orang tua Ryan yang ditemui di rumahnya kemarin.

"Uang itu masih utuh dalam amplop, belum saya apa - apakan. Cara membaginya masih kurang jelas," jelasnya.

Kalau ingin adil, kata Ny Didik, seharusnya tiga atlet (Alan, Rodra, dan Arif) diberi bagian tambahan Rp 6 juta atau tiap atlet Rp 2 juta, karena sebelumnya mereka sudah menerima bonus Rp 15 juta.

"Seharusnya kan begitu, sehingga Ryan bisa menerima Rp 9 juta," tandasnya.

Sebelum dibagi dengan model tersebut, bonus Rp 60 juta dari KONI itu semula dibagi rata tiap atlet Rp 15 juta. Pembagiannya di-salurkan lewat Bank BPD Jateng.

Tapi, karena Ryan hanya pemain cadangan, siswa kelas I SMA Karangturi ini diminta untuk mengembalikan bonusnya ke Pengda Perserosi.

Karena terus diintimidasi, Ryan akhirnya mengembalikan bonus tersebut. Kasus penarikan bonus oleh Pengda Perserosi itu kemudian mencuat, dan bonus tersebut akhirnya "dibagi" ulang dengan Ryan menerima Rp 5 juta, tiga rekannya mendapat Rp 18 juta lebih.

Sudah Selesai

Ketua KONI Jateng RM Aning Sunindyo yang bertindak sebagai penengah menjelaskan, antara Ryan dan tiga rekannya sudah tidak ada masalah, karena Ryan sudah menerima bonus. Aning mengaku tidak ikut campur dalam pembagian bonus itu, karena uang Rp 5 juta untuk Ryan sudah terbungkus rapi dalam amplop dan disiapkan sebelumnya oleh Alan, Rodra dan Arif Rachman.

"KONI dan Pengda tidak boleh campur tangan masalah bonus, semuanya urusan atlet. KONI hanya sebagai mediator. Ketika uang Rp 5 juta diserahkan, Ryan mau menerima. Sekarang permasalahannya kami anggap selesai," jelas Aning, kemarin.

Setelah uang Rp 5 juta diterima Ryan, Aning berharap atlet bisa kumpul lagi untuk membangun kekuatan, karena cabang yang satu ini menjadi cabang andalan. Cabang sepatu roda berhasil menyumbangkan tujuh medali emas di PON XVI Palembang.

Aning mengatakan, pemain cadangan juga berhak atas bonus. Hanya pola pembagiannya belum ada aturan yang jelas. "PB PON juga menyediakan medali untuk pemain cadangan, itu artinya pemain cadangan juga berhak atas bonus." (C16-77)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA