| Rabu, 05 Januari 2005 | OLAHRAGA |
Peter Withe Lebih Berani BerimprovisasiJAKARTA-Mantan striker tim nasional Ricky Yacobi menjagokan Indonesia meraih Piala Tiger tahun ini. Permainan anak-anak asuhan Peter Withe itu akan sulit dibendung oleh Singapura pada partai final nanti. Pertarungan final bakal berlangsung dua kali, dengan laga pertama dimainkan 8 Januari mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Partai kedua dimainkan di Singapura pada 16 Januari mendatang. ''Hasil imbang 0-0 saat babak penyisihan di Vietnam jangan jadi ukuran. Saat itu permainan anak-anak tidak berkembang. Ponariyo dan kawan-kawan terbawa permainan lawan. Saya yakin hal itu tidak akan terjadi di Senayan dan Singapura,'' ujar Direktur Pembinaan Usia Muda PSSI ini. Mantan bintang Arseto ini sangat yakin kalau selangkah lagi timnas menjuarai Piala Tiger. Dia memperkirakan permainan Ponariyo Astaman dan kawan-kawan akan lebih ''menggila'' pada partai final mendatang. ''Boas makin menunjukkan kelasnya. Dia pemain berbahaya dan gerakannya sangat eksplosif. Kurniawan juga bagus dalam menaikan moral kawannya. Kondisi ini harus dipertahankan,'' tegasnya. Menurut Ricky Yacobi, terjadi perbedaan mencolok saat timnas PSSI ditangani Peter Withe dibanding ketika diasuh oleh Ivan Kolev. Perbedaan mencolok terletak pada gaya permainan Laskar Merah Putih yang makin eksplosif dan banyak variasi. Aksi Individu ''Kalau materinya hampir sama. Boas juga dulu pernah dipanggil Kolev walau tidak bergabung. Peter lebih berani melakukan improvisasi. Selain itu dia langsung memilih pemain sesuai dengan pola yang akan diterapkannya. Kolev dulu banyak diintervensi oleh ofisial dalam menyusun pemain,'' ungkapnya. Ricky menyarankan agar Peter Withe membenahi pemain yang mampu menjadi penembak jitu dari lini kedua. Timnas Piala Tiger dinilai belum mempunyai tipe pemain seperti itu. Kondisi ini akan sangat dibutuhkan jika lawan cenderung bermain bertahan atau melakukan serangan balik. ''Maksimalkan saja Syamsul, Ponariyo dan Firman Utina. Mereka sering tidak bisa masuk dalam kotak penalti lawan. Ya memang harus ada aksi individu untuk mendekati arah gawang lawan. Mereka bisa melakukan itu,'' paparnya. Ricky berkeinginan agar para pemain Piala Tiger sekarang meniru gerakan pemain era Rully Nere, Fachri Husaini dan Zulkarnaen Lubis. ''Mereka itu tipikal gelandang tangguh. Saat ini timnas tidak punya pemain sekelas mereka. Kalau Peter Withe bisa ciptakan itu bagus. Singapura pasti bisa dikalahkan,'' tandasnya. (D3-22) |