| Rabu, 05 Januari 2005 | NASIONAL |
24 Calon Haji Meninggal di Tanah Suci
BOYOLALI- Calon haji asal Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga Selasa (4/1) kemarin mencapai 24 orang. Dari jumlah tersebut, tidak ada satu pun calon haji yang berangkat dari Embarkasi Adi Sumarmo. Berdasarkan data yang diakses melalui Sistem Komputerisasi Haji Terpadu, penyebab kematian tersebut sebagian besar adalah gangguan jantung dan pernapasan. ''Dari 24 calon haji yang meninggal di Tanah Suci, tidak ada satu pun yang diberangkatkan dari Embarkasi Adi Sumarmo. Semuanya berasal dari embarkasi selain Solo,'' kata Humas Panitia Pemberangkatan Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Adi Sumarmo, H Akhmad Su'aidi SPd. Penurunan angka kematian sebelum prosesi ibadah haji dimulai tersebut, menurut dia, menunjukkan begitu tinggi angka kesadaran jamaah haji akan kesehatan. Bahkan, sejak di Asrama Haji pun, diakuinya sudah menunjukkan peningkatan. ''Jamaah yang merasa kesehatannya tidak memungkinkan, memilih mengundurkan diri. Karena itu, jamaah yang dirujuk ke RS Dokter Muwardi selama di Asrama Haji pun tidak banyak, karena banyak yang memilih mengundurkan diri sewaktu di daerah.'' Dari 105 open seat, hingga keberangkatan kloter 34 Selasa (4/1) kemarin, di antaranya karena sakit (39), wafat (17), hamil, dan mengundurkan diri. ''Tapi sejak di daerah, calon haji sudah menyadari benar kondisi kesehatannya. Dari 17 yang meninggal dunia tersebut, hanya satu yang meninggal setelah masuk Asrama, yakni Robiatun asal Boyolali.'' Dia mengakui, jumlah open seat tahun ini meningkat cukup tajam. Sekadar gambaran, jumlah open seat pada tahun haji sebelumnya hingga pemberangkatan kloter terakhir, yakni kloter 60, hanya mencapai 60 kursi. Jumlah open seat tersebut diprediksi akan meningkat terus hingga pemberangkatan kloter terakhir, yakni kloter 56. Delapan Gelas Air Kepala Bidang Kesehatan PPIH dr Imam Triyanto MPH mengingatkan jamaah untuk menjaga kondisi, baik selama di Asrama Haji maupun di Tanah Suci. Begitu masuk Asrama Haji, harus digunakan sebaik mungkin untuk menyiapkan fisik dan stamina menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. ''Jangan sampai saat pemberangkatan justru kelelahan. Sebab, tak sedikit yang masih hilir-mudik menemui anggota keluarganya di luar pintu Asrama Haji menjelang keberangkatan,'' kata dia. Adapun saat di Tanah Suci, jamaah diminta menggunakan pakaian tebal. ''Perbanyak juga minum air, sedikitnya delapan gelas sehari. Sebab, penguapan tubuh tetap terjadi meski udara dingin.'' (G13-58t) Jadwal Keberangkatan Rabu, 5 JanuariKloter 35, berisi 256 calon haji asal Kab Wonosobo, 142 asal Kota Semarang, dan 2 asal Grobogan, berangkat pukul 10.00. Kloter 36, berisi 269 calon haji asal Kab Magelang dan 131 asal Kota Magelang, berangkat pukul 13.00. |