| Senin, 03 Januari 2005 | SALA |
OJOLALIHari Ini Upacara HAB DepagWONOGIRI- Jajaran Departemen Agama (Depag) Wonogiri, Senin (3/1) ini menggelar upacara bendera dalam rangka Peringatan Ke-59 Hari Amal Bhakti (HAB) Depag Tahun 2005. Kepala Kantor Depag Rasyidi Masyhur mengatakan, Bupati Begug Poernomosidi menurut rencana bertindak sebagai inspektur upacara. Ketua Panitia Peringatan Ke-59 HAB Depag Wonogiri, Ali Yatiman menyatakan, upacara akan digelar di alun-alun dengan menyertakan para murid dan guru dari MTs negeri dan MA negeri se-Kabupaten Wonogiri.(P27-85i) Ditemukan Sumber Banyutowo WONOGIRI- Tim survei potensi air Pemkab Wonogiri dipimpin Kabag Humas Eko Muslich Martono SE MM menemukan mata air baru Sumber Banyutowo di dekat Pantai Paranggupito. ''Debitnya cukup besar dan berair jernih. Namun sayang potensi air tawar ini hanya terbuang ke laut selatan. Padahal wilayah Paranggupito selalu dilanda kekeringan bila musim kemarau,'' katanya. Sebagai potensi air bersih, Sumber Banyutowo kiranya dapat dieksploitasi untuk mencukupi kebutuhan air penduduk Paranggupito. Temuan Sumber Banyutowo yang merupakan aliran sungai bawah tanah ini, lanjut dia, berada di celah perbukitan yang berjarak sekitar tiga kilometer utara pantai selatan, tepatnya di Dusun Ringin Desa Parang Kecamatan Paranggupito. (P27-85i) Kantor Desa Sembung Dirusak KLATEN - Pada hari pertama tahun 2005, Kantor Desa Sembung, Kecamatan Wedi, Klaten dirusak orang, Sabtu (1/1) pukul 02.00. Akibatnya, 11 kaca jendela kantor itu pecah berantakan. Kejadian itu menimbulkan kerugian materi sekitar Rp 500.000. Menurut keterangan polisi, sejumlah saksi yang ditanyai mengatakan mereka mendengar suara ribut-ribut sekitar pukul 02.00. Namun, para saksi tak ada yang keluar untuk mengetahui apa yang terjadi. Baru keesokan harimereka mengetahui ada kerusakan di kantor desa. Kejadian itu segera dilaporkan kepada aparat Polsek Wedi. Tak lama, Kapolsek Wedi AKP Valentinus dan empat anak buahnya datang ke Dukuh Tegalbares, tempat kantor desa itu dirusak. Mereka menemukan batu kali dan bata merah yang diduga digunakan pelaku. Saat ini polisi masih menyelidiki perusak kantor desa itu. Polisi sudah meminta keterangan beberapa saksi dan mengumpulkan barang bukti. Berdasarkan dugaan sementara, perusakan terjadi karena kantor desa tidak dijaga. (F5-85i) Guru TK Terima Penghargaan KARANGANYAR- Sebanyak 51 guru taman kanak-kanak wiyata bakti di Kabupaten Karanganyar menerima penghargaan. Penghargaan dalam bentuk uang diberikan dengan kriteria masa tugas lebih dari 25 tahun mendapat Rp 125.000, lebih 20 tahun Rp 100.000, dan lebih 15 tahun mendapat Rp 75.000. Selain itu juga ada delapan yayasan yang mendapat penghargaan masing-masing Rp 100.000. Menurut Kastono DS, penghargaan tersebut merupakan bukti para guru telah mengantarkan kanak-kanak ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pada kesempatan itu juga diberikan bantuan dari Gabungan Organisasi Penyelenggara TK Indonesia (GOPTKI) dan Ikatan Guru TK Indonesia (IGTKI) Provinsi Jateng berupa alat permainan edukatif.(sri-85s) |