logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Januari 2005 SALA
Line

Gebuki Ayah Angkat Dikeroyok Warga Kampung

SRAGEN- Karena tidak mampu mengontrol emosi, Wahyu Kurniawan (26) memukuli Sri Danudjo (56), ayah angkatnya hingga babak belur.

Pelaku juga memecahkan kaca mobil dan kaca jendela rumah milik korban di Kampung Taman Asri, Sragen. Sebelum kemarahan makin menjadi, pelaku berhasil diamankan massa.

''Karena pelaku melawan, dia sempat digebuki warga kampung,'' tutur Siman, saksi yang melihat aksi penganiayaan itu.

Diperoleh keterangan, aksi pemukulan dan pengerusakan rumah terjadi Sabtu pukul 18.00. Awalnya pelaku menemui Sri Danudjo, ayah angkatnya pensiunan BRI Sragen sambil marah-marah. Korban tidak menanggapi.

Sesaat kemudian, pelaku menyerang korban dengan pukulan bertubi-tubi di bagian wajah. Akibat pukulan tersebut, sebuah gigi korban copot. Pelaku kemudian memecah kaca jendela rumah dan kaca mobil. Sejumlah tetangga korban tidak berani melerai. Di antara warga kampung sempat memukul kentungan sebagai isyarat tanda bahaya. Sejumlah orang yang tengah bermain voli di lapangan Taman Asri, segera berlari berhamburan ke arah datangnya suara kentungan itu.

Dalam waktu singkat, 10 warga kampung sudah berada di lokasi rumah korban.

Ditegur Berang

Saat itu saksi Budi memperingatkan agar Wahyu tidak berbuat brutal. Namun yang ditegur malah berang dan menarik rambut panjang Budi. ''Akibat perbuatan pelaku, sejumlah pemuda kampung marah dan memukuli pelaku hingga babak belur,'' tutur Kokok.

Sejumlah petugas Pamapta Polres Sragen yang tiba di lokasi keributan, segera mengamankan Wahyu Kurniawan.

Kini pelaku masih diamankan di tahanan Mapolres Sragen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Diperoleh keterangan, dalam kurun waktu setahun, pelaku yang tidak tinggal serumah dengan ayah angkatnya itu sudah tiga kali terlibat percekcokan.(nin-85s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA