logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Januari 2005 SALA
Line

Bantuan Diberangkatkan ke Aceh

BALAI KOTA- Bantuan untuk korban tsunami di Aceh dan Sumut yang dihimpun Pemkot Surakarta melalui Posko Solo Peduli, kemarin mulai dikirim ke lokasi bencana. Pemberangkatan bantuan berupa obat-obatan, makanan, dan pakaian baru ataupun pantas pakai di lepas Wali Kota Slamet Suryanto di depan Balai Kota Solo, Jumat (30/12).

Sejak Posko Solo Peduli dibuka 28 Desember, telah terhimpun 263 dus pakaian, 87 karung berisi pakaian, 23 plastik juga berisi pakaian, 50 kg beras, dan tiga dus mi instan. Selain itu juga terhimpun uang Rp 129.507.400.

Menurut Wali Kota, bantuan obat-obatan serta makanan siap konsumsi berjumlah sangat sedikit. Padahal untuk barang jenis itu sangat dibutuhkan.

Melihat kondisi tersebut, Wali Kota mengimbau agar kalangan swasta di Kota Bengawan itu tak ketinggalan untuk berpartisipasi. Mereka diharapkan memberikan bantuan dalam bentuk obat-obatan.

"Kebanyakan bantuan terkumpul baru dari instansi pemerintahan. Dari pihak swasta berjumlah relatif sedikit. Mungkin mereka menyalurkan bantuannya ke tempat lain. Namun jika belum, saya sangat berharap mereka terketuk hatinya membantu saudara kita di Aceh," katanya.

Sesuai Kemampuan

Dia menuturkan, penderitaan masyarakat Aceh dan Sumatra Utara adalah penderitaan seluruh warga masyarakat.

Karena itu sudah seharusnya warga masyarakat memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan masing-masing.

"Saya mengimbau kepada para pengusaha juga masyarakat di Solo agar bisa menyisihkan sedikit rezekinya untuk saudara-saudara kita di Aceh, karena mereka sangat membutuhkan bantuan," ujar Wali Kota saat melepas pengiriman bantuan kloter pertama.

Kepala Badan Informasi dan Komunikasi Drs Purnomo Subagyo menyatakan dengan banyaknya pihak yang menjaring sumbangan, selayaknya masyarakat berhati-hati. Dia mengkhawatirkan ada pihak yang mencoba mengambil keuntungan di atas penderitan orang lain, yakni dengan meminta sumbangan berdalih korban tsunami Aceh. Namun sumbangan itu nanti hanya diselewengkan atau tidak jelas pengirimannya.

"Jika menyerahkan bantuan untuk korban Aceh sebaiknya ke lembaga yang jelas. Jangan asal memberi, karena pertanggungjawabannya tidak jelas. Dalam situsi seperti ini, ternyata masih ada saja yang berupaya mengambil keuntungan," ujarnya. (G18-17s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA