logo SUARA MERDEKA
Line
Senin, 03 Januari 2005 PANTURA
Line

Timur Mulai Garap Pemilih Wanita

PEKALONGAN- Setelah sukses menggarap tiga organisasi wanita masing-masing Ikatan Wanita Kosgoro, Himpunan Wanita Asimilasi, dan Himpunan Ikatan Perias Pekalongan, calon wali kota dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs H Timur Susilo Mirza, kembali mendekati kader wanita lainnya yakni wanita PPP. Upaya itu dilakukan untuk memperoleh dukungan dari pemilih wanita, termasuk kader wanita dari partai berlambang kabah tersebut.

Meski demikian, bukan berarti Timur hanya akan menggarap kader wanita, melainkan kader-kader laki-laki juga sudah mulai digarap. Hampir setiap hari poskonya yang berlokasi di Jalan Hayam Wuruk tidak pernah sepi dari pendukungnya. ''Selain itu, hampir tiap hari kami selalu diundang menghadiri berbagai pertemuan yang dilakukan masyarakat,'' kata Timur.

Menurutnya, pilkada tahun ini calon wali kota harus pandai mengatur strategi untuk meraih massa sebanyak-banyaknya, menyusul aturan baru bahwa pemilihan wali kota dipilih langsung rakyat dan tidak seperti sebelumnya, wali kota dipilih oleh legislatif.

Dalam kesempatan acara tahunan kader wanita PPP itu, Ketua DPC Wanita PPP Hj Maimunah Rozak di hadapan ratusan kadernya di Kelurahan Sapuro, Pekalongan Barat, memberitahukan bahwa partai yang manaungi organisasinya telah menentukan sikap untuk mencalonkan Drs H Timur Susilo Mirza sebagai cawalkot dari PPP.

"Pemilihan Wali Kota tahun ini PPP akan mencalonkan Pak Timur Susilo sebagai wali kota," katanya.

Ketua Umum DPC PPP Kota Pekalongan KH Fahrurozi mengingatkan pada pilkada Juni tahun ini, warga PPP diminta untuk memilih Timur Susilo.

Dia juga menganjurkan kepada warga PPP untuk tidak terpengaruh terhadap calon-calon dari partai lain yang telah membagikan kalender untuk menarik minat pemilih. "Sekarang ini sudah banyak kalender bergambar calon wali kota, tapi jangan terpengaruh," tandasnya.

Dari pengamatan Suara Merdeka, pembagian kalender bergambar foto calon wali kota sudah banyak beredar di Kota Pekalongan dan terpampang di rumah makan serta warung-warung.(A15-34s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana | Ragam
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA